Melayani dan Belajar

Melayani banyak orang dalam sesi terapi, konsultasi dan bimbingan adalah sebuah hal yang mengandung banyak kebaikan bagi saya pribadi, salah satu kebaikan besar yang saya dapatkan adalah saya bisa belajar banyak hal dari orang orang yang saya layani setiap harinya ini.
Mendapatkan pelajaran tanpa harus mengalami masalah adalah sebuah KEAJAIBAN dan KEBERUNTUNGAN yang menetukan Masa Depan.
Selamat Beraktifitas




Rileksasi Energi adalah sebuah cara untuk mengatasi susah tidur, susah tidur ini sebenarnya adalah sebuah gangguan yang disebabkan oleh tidak tertatanya pikiran. Ada banyak hal yang kita pikirkan, namun sayang hanya sedikit yang kita sadari. 

Mengatasi susah tidur ini sebenarnya mudah saja, cobalah untuk menata pikiran dan memahaminya. Jika bisa ditata dengan baik, maka kondisi kita akan menjadi tenang. Frekuensi pikiran yang tepat akan membawa masuk ke dalam frekuensi lain, yaitu di bagian jiwa, jika kita bisa masuk ke dalam kondisi jiwa tenang, maka akan menjadi mudah untuk bisa tidur.

Ini sebenarnya hanyalah kebiasaan saja, kebiasaan manusia normal adalah tidak menyadari pikirannya, tidak menyadari pola kerja pikiran. Pikiran yang terlalu aktif menyebabkan kita menjadi susah tidur, kenapa bisa begini. Saya sendiri mengalaminya. Jika terlalu banyak hal yang dipikirkan maka akan menjadi susah tidur. Jika hal tersebut terjadi maka saya akan mencoba untuk melakukan rileksasi energi, berusaha untuk bisa masuk ke dalam kondisi jiwa tenang, dalam kondisi jiwa tenang ini saya akan bisa menata pikiran, saya akan bisa paham apa yang saya pikirkan. 

Jika bisa paham, maka kemudian akan semakin mudah menata pikiran ini. Frekuensi pikiran yang tidak tertata akan sangat kacau, Jaringan otak manusia menghasilkan gelombang listrik yang berfluktuasi. Neuron-neuron di korteks otak mengeluarkan gelombang-gelombang listrik dengan voltase yang sangat kecil (mV) ( Bagi anda yang belum memahami kelistrikan pada sel syaraf dan otot jantung, silahkan baca dulu di materi fisika kesehatan tentang Biolistrik ). Gelombang listrik ini disebut brainwave atau Gelombang Otak.

Dalam fisika, identifikasi gelombang umumnya dikaitkan dengan panjang gelombang atau frekwensi-nya. Dalam gelombang otak ini yang akan qt tinjau adalah fekuensi-nya. Apakah frekuensi itu? Ya, jumlah pulsa (impuls) perdetik dengan satuan Hz (Hertz). Nah, berdasarkan riset selama bertahun-tahun di berbagai negara maju, frekwensi otak manusia berbeda-beda untuk setiap fase sadar, rileks, tidur ringan, tidur nyenyak, trance, panik, terhipnotis, bermimpi, tidur berjalan dan sebagainya. Melalui penelitian yang panjang, akhirnya para ahli syaraf (otak) sependapat bawah Gelombang Otak (Brainwave) berkaitan dengan kondisi pikiran.

Mengatasi gangguan susah tidur ini juga dapat dilakukan jika kita bisa paham frekuensi mana yang harus dituju sehingga pikiran bisa lebih ditata, tidak hanya kondisi otak saja, melainkan juga kondisi jiwa/hati.

Riset selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa Gelombang Otak (Brainwave) tidak hanya menunjukkan kondisi pikiran dan tubuh seseorang, tetapi dapat juga distimulasi untuk mengubah kondisi mental seseorang. Dengan mengkondisikan otak agar memproduksi atau mereduksi jenis frekuensi Gelombang Otak tertentu, maka dimungkinkan untuk menghasilkan beragam kondisi mental dan emosional.

Secara garis besar, otak manusia menghasilkan empat jenis Gelombang Otak (Brainwave) secara bersamaan, yaitu Gamma, Beta, Alpha, Tetha, Delta. Akan tetapi selalu ada jenis Gelombang Otak yang dominan, yang menandakan aktivitas otak saat itu. Misalnya jika kita tertidur, maka Gelombang Otak yang dominan adalah Delta.

Dalam Rileksasi Energi kita akan masuk ke dalam gelombang Theta, bahkan lebih jauh lagi, saya belum paham dimanakah gelombang yang tepat ketika kita masuk ke dalam kondisi jiwa tenang ini. Yang jelas, saya bisa mengatasi susah tidur ini dengan cara rileksasi energi ditambah dengan penghapusan energi negtaif, maka hasilnya akan sangat efektif.

Saya belum bisa menemukan metode lain yang membuat kita bisa masuk ke frekuensi jiwa tenang selain dengan Rileksasi Energi, mungkin ada metode lain seperti hypnoterapi ataupun Meditasi, bisa saja, tapi mungkin saya belum paham caranya. Karena menurut saya, diperlukan energi yang besar sekali untuk membawa masuk ke dalam frekuensi yang tepat, dan diperlukan pendekatan persuasif yang menggunakan tehnik tingkat lanjut untuk membuat ini terjadi.

Mengatasi susah tidur dengan cara Rileksasi energi ini menjadi mudah sekali, klien yang datang ke klinik saya untuk saya terapi ini buktinya. Biasanya beliau harus minum obat penenang atau obat tidur dengan dosis yang tinggi untuk bisa tidur, suasana lingkungannya pun haruslah mendukung, misalnya haruslah sejuk dan tidak ramai, atau tidak ada gangguan sekecil apapun.

Nah di klinik saya hal ideal tersebut tidaklah bisa dicapai. Kebetulan siang itu di klinik saya sedang ada pemadaman listrik bergilir. Karena itulah AC diruangan terapi menjadi mati. Kemudian sengaja saya pilihkan tempat yang ramai, masih terdengar suara lalu lintas dan orang orang berbicara walaupun tidak terlalu keras. Dalam waktu beberapa menit saja, beliau bisa tertidur dengan pulas, malahan sampai mendengkur. Ini bisa terjadi karena dengan energi yang spesifik saya bisa membawanya masuk ke dalam frekuensi tertentu, frekuensi jiwa tenang. Inilah yang menyebabkan beliau cepat sekali bisa tidur. Inilah sebuah cara mengatasi susah tidur yang efektif dan efisien, begitulah menurut pengalaman saya dalam menangani klien.


Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar