Kumpulkan permata ilmu hikmah ( wisdom ) untuk kebaikan hidup.



Saat ini saya ingin berbagi ilmu hikmah, ini adalah apa yang saya dapatkan ketika sedang mempelajari dan mempraktekkan spiriitual. Ini adalah mengenai apa yang saya alami di dalam pikiran dan perasaan saya, dan kedua hal yang terjadi ini membuat saya mengalami hal hal yang mencerahkan perjalanan diri saya dalam hidup yang masih sebentar ini.

Eksplorasi terhadap pikiran dan perasaan yang dilakukan pada tingkat kesadaran yang tepat akan membuat kita mendapatkan pengalaman spiritual yang berkualitas, yang menambah nilai jiwa kita. Nilai nilai yang baik tersebut seringkali terkubur, tak terpakai, mungkin bukan percuma, karena kita semua yakin bahwa nilai nilai ilmu hikmah itu hadir dari berspiritual, spiritual adalah mengenal, berhubungan dan berinteraksi dengan Tuhan. 

Jadi, hikmah itu datang dari Tuhan, karena itulah nilai nilai tersebut bisa dipahami dari berbagai macam sudut pandang kesadaran, walaupun nilai sebenarnya tak didapat, tyapi nilai nilai sampingan bisa dimengerti dan dipahami, dan pada saat yang tepat bisa diaplikasikan pada hidup kita di bumi yang hanya sementara ini.

 Hidup di dunia seperti bumi, pada saat ini, mungkin sulit untuk mempertahankan pandangan cinta damai ketika banyak yang harus berjuang hanya untuk bertahan hidup. Banyak dari mereka sendiri yang berurusan dengan disfungsi hubungan yang juga menderita keterputusan dengan jiwa mereka yang berasal dari perbedaan yang serupa.


Biarkan Tuhan dalam diri kita membimbing kita kembali ke tempat di mana cinta sejati kita masih ada, dan di mana Cinta dan kasih Sayang Sejati tinggal di dalam diri kita .

Let GOD the Divine Master the Light of the Universe, guide us back to a place where our love of life still exists and where compassion and mercy lives within us. Let us consider the common ground of all humanity and we will see that we are not so different from one another.

“Pahamilah bahwa kita dilahirkan di dunia yang membingungkan di mana sedikit informasi yang diberikan tentang kehidupan jiwa manusia - itu hanya tersedia bagi kita, ketika kita mencarinya. Itu bukan sesuatu yang diajarkan kepada kita sejak lahir atau dalam sistem pendidikan umum yang ada. Kita harus membangun kehidupan-jiwa ini dari potongan-potongan pengalaman kita sendiri di sini yang menyentuh jiwa kita di saat-saat ketika kita dan orang lain telah menemukan pertukaran bersama antara Kebenaran, Kecantikan, dan Kebaikan (Truth Beauty Goodness - TBG).

TBG Ini adalah ilmu hikmah, hikmah ( atau bisa juga disebut sebagai wisdom – kebijaksanaan, adalah sari pati pengetahuan ) bisa merupakan pertukaran langka dalam kehidupan manusia dan informasi yang dipertukarkan bisa datang dengan jumlah yang berlimpah - itu tergantung pada banyak hal dan kondisi dan tingkat kesadaran kita.



Ini bukan kesalahan kita atau ketidaktahuan kita tentang hal-hal seperti itu, tetapi kesadaran kita terhadap perasaan yang kita miliki ketika pengalaman mencapai tempat yang begitu dalam di dalam diri kita sendiri. Apa yang kita lakukan dengan pengalaman itu dan bagaimana kita'menyimpannya' dalam jiwa kita dapat membuat semua perbedaan tentang bagaimana kita menggunakan pengalaman itu ketika kita hidup di dunia yang fana ini.

“Sadari dalam momen-momen TBG ini ketika mereka menyentuh kita dan belajar bagaimana memasukkan pengalaman-pengalaman itu ke dalam kepribadian Anda sebagai cerminan dari Percikan Cahaya Tuhan di dalam diri. Ketika kitamenemukan bahwa kita dapat memiliki hubungan yang sebenarnya dengan Cahaya Tuhan yang tinggal di dalam diri kita ini, Kita dapat membagikan momen-momen TBG ini di dalam dan mencatat bahwa pengalaman dan pertukaran yang unik ini dengan rekan-rekan atau keluarga kita sendiri, yang penting, adalah sesuatu yang berharga untuk dijaga selamanya.


Ketika Kita mulai membangun perpustakaan pengalaman berharga ( ilmu hikmah )  jiwa seperti ini, mereka menjadi nilai-nilai yang kita refleksikan ke dunia dan dalam hubungan yang kita bangun dengan orang lain. Kita akan segera mulai memperhatikan bahwa kita menarik lebih banyak pengalaman yang menyentuh jiwa yang dalam ini semakin kita menyadarinya.

“Recognition of these values is a very important part of soul and personality growth. Take pause in those moments when something extraordinary happens when we ‘feel something’ and share that ‘something’ with our GOD within us. Let it sink deep within us and recognize the value it has. Experiment with how we may attract more of these special moments by reflecting these values out into our world and in our relationships — the TBG of those things that have touched us deeply.

“Mulailah mengumpulkan permata-permata ( TBG, dan semua yang datang karenanya ) ini sepanjang hidup kita, sahabat  terkasih, dan semua yang ada disekitar kita, dan kita  akan memiliki kehidupan yang jauh lebih kaya dan lebih mengasyikkan - bahkan di sini di salah satu tempat paling menantang untuk hidup. Paradoksnya di sini adalah bahwa kesempatan untuk memiliki pengalaman pendefinisian jiwa yang menjangkau jauh ini lebih berlimpah di bumi daripada di dimens, duimensi dimana kita sering mengistilahkannya dengan akherat – kehidupan setelah kematian.

Take pause to consider when we have just collected a gem and hold it up to the sun and let the light shine ( Divine Light – GOD Light )  through it into your naked eye — see the glistening beauty in it and then hold it close and show it to others that they may also want to collect such a gem and cherish it.

“Kumpulkan permata-permata ilmu hikmah  itu dan simpan harta Anda, karena itu akan membawa dan menarik datangnya kebaikan bagi kita dengan baik di sini – saat kita hidup sekarang di bumi dan di akhirat ( jika memang anda menginginkan akherat )”.

"Damai dan cinta untuk  kita semua,


Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment