Kita semua adalah saluran berkat



Beberapa dari Kita melihat dengan skeptis pada Proses Penyaluran. Saya ingin sharing beberapa hal tentang itu. 

Pertama-tama, KITA SEMUA adalah saluran. Seperti yang Anda ketahui, emosi itu menular. Suasana hati yang buruk menyebar seperti api jika dibiarkan. Selain itu, tawa sangat menular. Anda mungkin tidak pernah mendengar lelucon itu, tetapi bagaimanapun, dapatkan cekikikan yang tak tertahankan dengan menyaksikan kegembiraan umum.

Ini menunjukkan dua hal: (1) bahwa Anda adalah setetes air di tengah Samudera Keesaan dan bahwa muatan energetik dari molekul kecil Anda agak ( bisa juga) dapat mempengaruhi kualitas air seluruh kolam; (2) bahwa Anda adalah konverter katalitik yang tidak boleh diabaikan.

Bagaimana dengan Intuisi? Dari mana asalnya? Ini adalah salah satu dari tujuh pengaruh spiritual dari Percikan Cahaya Tuhan ( RUH ) yang Kita miliki di dalam diri kita ini. Bukankah itu menyiratkan bahwa Kita secara mental mendapatkan input pencerahan dari mereka( RUH )?

Seorang penerjemah juga merupakan semacam saluran, menyampaikan secara akurat substansi pesan yang dipercayakan - pemikiran asli orang lain.

Kita semua adalah Penerima-Pemancar data yang canggih, informasi yang dikirimkan kepada Kita melalui input dari indera spiritual fisik. Kemampuan Kita beragam: beberapa bisa mendapatkan visi – clairvoyant ( gambaran, bisa juga gambar atau ada juga yang mendapatkan gambar bergerak – video )  atau informasi audio – clairaudio, sementara yang lain mendapatkan informasi berupa emotion – rasa – perasaan - clairsentien. 

Tuhan akan mengirim informasi melalui Percikan Cahaya Tuhan di dalam diri kita kemudian kita akan menerima informasi tersbeut sesuai dengan bakat kita masing masing – menggunakan saluran akses terbaik yang palings esuai dengan diri kita sendiri.

Why then deny the obvious and single out those who can pick up on subtle spiritual broadcasts? Isn’t that what Inspiration’s all about — to be inspired by The God Light?

Tingkat penerimaan Kita sangat menentukan dalam proses itu. Pikiran dan hati yang tertutup tidak menyediakan portal yang optimal bagi Percikan Cahaya Tuhan (RUH) untuk menggunakan Kita sebagai juru bicara yang efisien. Juga, sangat penting bahwa kita harus menetapkan niat yang jelas untuk hanya dapat diakses oleh pengaruh spiritual tertinggi yang tersedia untuk Kita.

Sama seperti Kita memilih saluran TV atau mendengarkan stasiun radio, Kita juga harus hati-hati memilih frekuensi spiritual yang Kita terima.

God Light Within Us ( also known as a spirit ; God Fragmen within human ) will look for the best possible match to protect the quality of the forthcoming transmissions

Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar