Himpun energi Tuhan ( Spiritual ) untuk kalahkan Setan – Cerita tentang iblis 7


Energi Tuhan, dalam ilmu energi spiritual nusantara sumbernya di dalam diri kita sebagai manusia adalah Ruh Tuhan, sebuah bagian yang terdalam yang ada di dalam diri kita. Seteleh melewati bagian fisik, maka masuk ke bagian pikiran, kemudian masuk ke 7 lapisan jiwa, kemudian 3 bagian ruh atau cahaya Tuhan, sehingga di bagian yang ke 3 aqtau terdalam itulah kita akan menjumpai bagian Ruh Tuhan.

Energi yang berasal dari bagian Ruh Tuhan inilah yang mampu menetralisir pengaruh Setan yanga d adi dalam diri kita, salah satu bagian yang menjadi pintu masuk setan adalah Diri Plasu, jika diri palsu bisa dicerahkan atau dibersihkan dengan  Energi Tuhan, maka lapisan Diri Palsu tersebut bisa diatur dnegan baik. Inilah yang mampu menetralisir atau mencegah setan masuk ke dalam diri kita.


Baca artikel sebelumnya :  

Saat ini masuk dalam hal strategi ke dua,kenali Diri kita sebagai manusia. Secara garis besar, diri dibagi dua : a. Diri palsu dan b. Diri sejati. Nah . . .kelemahan manusia disaat persepsi kesadarannya berada di Diri palsu !. Ada dua alasan utama yang mendasarinya : a. Secara intern manusia sulit mengendalikan jiwa/nafsu : keinginan+amarah+Ego, sehingga menyeret pada perbuatan negatif/dosa. b. Setan dengan leluasa masuk ke tubuh melancarkan aksinya pada manusia di posisi Diri palsu. Jadi selama manusia berada di Diri palsu : manusia akan bergelimang dosa dan dibawah cengkeraman kegelapan.



Kekuatan manusia ada pada Diri sejati !, namun kebanyakan masih berupa potensi, inilah persoalannya, harus dilatih-berproses agar terealisir Wujud, persepsi kesadarannya ada pada Diri sejati. Pada posisi ini setan tidak bisa masuk dalam diri manusia. Berproses terus kesadaran sampai di Ruhani lanjut ke Ruh suci, maka orang tersebut telah memiliki bekal untuk bertempur mengalahkan setan. Bagi yang berminat untuk merealisasi potensi sejatinya,di Ilmu Energi Spiritual Nusantara  akan menjadi sarana untuk mewujudkannya. 


Ilmu Tuhan begitu luas, Tuhan adalah maha berkehendak – apapun dan kapanpun. Dulu – Sekarang – atau Nanti itu adalah kuasa dan semaunya Tuhan. Manusia tidak mempunyai hak untuk membatasi dan mengadili Tuhan. Misalkan dulu sudah berkehendak begini, sekarang jangan berkehendak lagi, donk,…Tuhan!? Pandangan sempit ini, banyak berkembang dan terjadi di kalangan Fanatisme.
Kebenaran hakiki bersifat Universal dan Kekal, tidak bisa diadili dengan kebenaran parsial pada persepsi wilayah dimensional, domain dari akal-pikir-jiwa tidak dapat menjangkaunya, jikapun dapat maka akan berujung pada debat dan konflik. Untuk itu anda harus mempunyai metoda untuk bisa memahami Kehendak Tuhan.


Definisi spiritual adalah Ruh Tuhan, bukan ROH/mahluk halus – bukan jiwa jiwa ( suci ). Spiritual itu hidup – berarti ada energi. Nah….manusia saat ini, mewarisi kejadian ADAM sewaktu Tuhan secara langsung meniupkan RuhNya ke Adam. Jadi secara Genetika Spiritual : Manusia mewarisi percikan Ruh Tuhan. Inilah keutamaan/istimewanya manusia mempunyai akses, dapat kembali ke ASAL – yaitu Tuhan. Kualitas Energi Spiritual adalah kualitas Energi Tuhan, karena itu energi ini dapat dijadikan senjata untuk menghadapi SETAN, atau kegunaan positif lainnya.

Ilmu  Energi Spiritual Nusantara, akan bisa kita gunakan sebagai pemandu secara praktis – QUANTUM/cepat bagaimana Tehnik menghimpun dan menggunakan Energi Tuhan/Energi Spiritual / Ruh Tuhan sebagai bekal meniti Kehidupan di Dunia – Akhirat. Hidup adalah pilihan,anda memilih pada posisi Diri Palsu atau Diri Sejati itu adalah hak anda pribadi,karena pertanggung jawaban atas semua perbuatan dalam estafet kehidupan semasa di Bumi ini terpulang ke anda sendiri,bukan orang lain,bukan istri/suami,bukan Gurumu, bukan Nabimu,tetapi dirimu sendiri !.

Jika kita sudah diberikan sehingga bisa memiliki dalam kurun waktu yang terbatas ini, maka kita harus menggunakan energi tersebut untuk kebaikan diri sendiri, jika kualitas jiwa kita sudah mulai meningkat maka kita bisa mulai berbagi ke sekitar kita. Energi Tuhan akan membuat kita menjadi pribadi yang bermakna dan bermanfaat untuk alam semesta yang lebih baik.

Baca artikel selanjutnya ; Cerita tentang iblis 8
Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar