Kesadaran Tuhan

Bagaimana jika kita sudah mencapat tingkat Kesadaran Tuhan ? Saya menyarankan anda untuk membaca artikel saya sebelumnya ini agar bisa lebih memahami, Apakah Kesadaran Tuhan  ? bagaimanakah yang dimaksud dengan kondisi Kesadaran Tuhan  ?


Kesadaran Tuhan adalah sebuah pencapaian yang paling akhir dalam tingkatan kesadaran spiritual. Inilah titik tujuan paling akhir dari perjalanan ke dalam diri ini. Selanjutnya jika ini sudah dicapai, maka tugas kita adalah lebih memahami bagaimana energi ruh tuhan ini. Jika energi ruh tuhan sudah didapat, maka anda bisa merasakan bagaimana rasanya masuk ke dalam Kesadaran Tuhan . Cara memahaminya adalah meningkatkan kualitas energi kita, sehingga kita selalu bisa masuk, dan kemudian memperpanjang durasi “tune in” di frekuensi ruh tuhan kini. Jika durasinya panjang, pastinya kita akan jadi lebih bisa memahaminya lagi. Pencerahan spiritual adalah bagaimana kita bisa tercerahkan dengan energi dan informasi yang didapat dari bagian Ruh Tuhan ini.  Energi dan informasi dari sumber lain hanyalah sebagai konfirmasi atas ketidak mengertian kita terhadapnya. Untuk memperpendek durasi belajar, maka carilah metode atau guru yang bisa membawa anda masuk langsung ke bagian Ruh Tuhan ini. Saran saya, cobalah untuk bisa mendapatkan sensasi dari hasil atau manfaat yang diperoleh dari energi dan informasi dari Ruh Tuhan Secara langsung.

Jenis jenis kesadaran yang umum dipahami dalam diri manusia


Awaludin Makrifatullah
Segala sesuatunya berawal dari Mengenal dan Dikenal secara interaktif oleh Allah.
Kenapa?
Jika sehari harinya, pada saat yang umum,
KESADARAN kita hanya pada tataran KESADARAN FISIK ( Berpikir dengan Sarana Otak ),
maka jika masuk pada kondisi "BERMAKRIFAT yang DISADARI SEPENUHNYA" maka Kesadaran
( seharusnya ) akan sampai pada KESADARAN TUHAN  ( Berpikir dengan memanfaatkan dan mendapatkan input informasi dari PERCIKAN CAHAYA TUHAN  DI DALAM DIRI ).

JIKA KESADARAN TUHAN  sudah didapat,
Maka pola berpikir akan Menjadi Berbeda,
Realita Kehidupan akan Tak sama dengan sebelumnya

Tenang akan menjadi Karakter
Bijaksana adalah Sarana untuk Bermanfaat
Hidup akan menjadi Bermakna dan Bermanfaat

Nuansanya hakekat…dimaknai kebenaran dari segala sesuatu.
Puncak iman dan ikhlas bermuara ke tawakal
Derajat tertinggi adalah tawakal, tak ada yang menyamai.
Setengah isi agama bermuara ke tawakal, sisanya bermuara ke yakin.
Tawakal menyebabkan wahana dirimu satu keadaan dengan yang diyakini.

Tak sekadar membaca dan merasa
tapi Nuansa Hakekat akan terasa
Rahmatan Lil Alamin.

Menurut ilmu energi spiritual nusantara, cara mengenal tuhan yang sebenar benarnya adalah dengan menyatu. Menyatu dengan Tuhan yang ada di dalam diri kita. Di dalam artikel saya sebelumnya telah saya jelaskan, bahwa di dalam diri kita ada bagian dari Tuhan Yang Maha Esa, disebut sebagai Percikan Cahaya Tuhan . Percikan Cahaya Tuhan  yang ada di dalam diri kita dikenal sebagai Ruhani, mengenai anatomi dari bagian bagian diri manusia yang berhubungan dengan perjalanan spiritual ini, anda bisa membacanya pada artikel :

Pencerahan Ruh Tuhan adalah suatu proses untuk meningkatkan Kesadaran diri seseorang pada posisi Kesadaran Ruh Tuhan, ( Kesadaran Tuhan  = salah satu tingkatan dalam kesadaran spiritual ). 
Ruh Tuhan adalah Zat Tuhan atau inti RUH yang Maha Hidup, yang menghidupi segala sesuatu. Di kedalaman RUH TUHAN sementara ini belum tau sehingga kami sebut sebagai misteri atau Rahasia Tuhan. Hanya orang-orang yang dikehendaki Tuhanlah, maka Tuhan membuka/menyingkap diriNya akan setetes dua tetes RahasiaNya.

Untuk mencapai suatu keberadaan dengan RUH TUHAN, kesadaran kita harus ditingkatkan sehingga dalam frekuensi yang sama, koneksitas atau keterhubungan terjadi, dalam keadaan seperti ini kita mengalami bersama Tuhan atau sering disebut “TUHAN  BERSAMA KITA”.

Puncak tujuan hakiki manusia adalah kembali ke Tuhan, kembali ke asal. Tetapi faktanya perjalanan hidup manusia di dunia ini justru banyak yang menyimpang arah dari tujuan. Banyak yang terjebak dalam kemelekatan duniawi, terombang ambing bagaikan buih dan ombak di lautan, kesenangan sesaat membawa kepedihan rasa jiwa yang tak berkesudahan. Mari mulai saat ini, kita adakan perubahan hidup, bertekad merevolusi jiwa-pikiran kearah tujuan kebenaran-kembali ke Tuhan, kita lahir baru di dunia ini. Menjadi manusia baru, yaitu “MANUSIA YANG BERMAKNA”.

Manusia Bermakna : bermakna bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, bagi masyarakat, bagi lingkungannya, bagi bangsa dan Negara, bagi dunia dan akhirat.

Praktisi Energi Ruh Tuhan adalah seseorang yang telah mengalami pencerahan Ruh Tuhan/Kesadarannya tersambung ke Ruh Tuhan ( Kesadaran Tuhan  ) dan mampu menyalurkan Energi Ruh Tuhan dan mampu menyalurkan energi Ruh Tuhan ke berbagai obyek/wilayah antar dimensi seluruh alam semesta. Jika anda menginginkan untuk menjadi Praktisi Energi Ruh Tuhan, maka anda bisa mengikuti workshop saya.

Baca : Kesadaran Spiritual 

Energi Ruh Tuhan adalah energi dengan kualitas Ilahiah/Ketuhanan yang merupakan Zat Tuhan, sumber akan kebenaran dan memancar sifat-sifat Tuhan, menyinari nama-nama Tuhan, menggerakkan Perbuatan tuhan, mewujudkan Kehendak Tuhan, MisteriNyaatau Rahasia Tuhan meliputi segala sesuatu.
Walaupun sesaat, para praktisi telah memiliki kemampuan atau pengalaman : Kesadaran dirinya menyatu – manunggal dengan kesadaran RUH TUHAN. Pada posisi ini kualitas energi kesadarannya bermuatan Energi RUH TUHAN atau bisa disebut sebagai “Energi KESADARAN TUHAN ”

Peringatan penting dan jangan salah paham!. Bahwa yang menyatu, manunggal adalah Energi Kesadaran nya. Otak-Pikiran-Logika tidaka menjangkau hal ini, karena bukan domainnya/wilayahnya, mencoba-coba menilmiahkan hal ini, hasilnya akan menjadi salah kaprah. Logika dan Jiwa hanya mampu mendapatkan “PENGETAHUANNYA” yang sifatnya “menghantar” masuk ke wilayah “hati”. Energi RUH TUHAN wilayahnya adalah hati dikedalaman yang tak terhingga.

Praktisi akan paham dengan sendirinya tentang Alam Universal, kekekalan, kekinian (tidak ada masa lalu dan masa depan, yang ada hanya saat ini!) 180 derajat bertolak belakang dengan kesadaran fisik manusia pada umumnya. Tuhan mempunyai rencana tersendiri secara sistemik dan Benar, dan TUHAN tidak bisa diperintah menurut keinginan/nafsu manusia.

Kuncinya dalam hal ini, anda harus alami sendiri bagaimana Kesadaran Tuhan  ini, mengalami secara langsung, baru bisa bercerita/komentar ini dan itu, mengandalkan logikamu, prasangkamu yang terbatas itu, semakin menunjukkan kebodohan bathin dan buta hati : TUHAN ada dimana-mana, didepanmu persis, pun-juga tidak tau? Dan bersyukur – selamat bagi yang sudah tau.

Jika Kesadaran Tuhan  sudah dialami, maka seluruh bagian dari diri kita ( seharusnya sudah )  menjadi optimal. Jika sudah optimal, maka Kesadaran Tuhan  bisa dialami berulang kali, dengan sadar sepenuhnya. Dikendalikan secara utuh, bukan hanya karena kebetulan semata. Bukan karena dibantu orang lain, bukan juga karena kita tidak sengaja bisa masuk dalam kondisi tersebut.

Tahapan dalam mencapai Kesadaran Tuhan
Dalam workshop energi spiritual nusantara ( dikenal juga dengan Workshop Pengembangan Diri untuk Kesuksesan Hidup) diri anda akan dipersiapkan, dikondisikan agar memiliki bakat spiritual, ada 6 langkah pengkondisian diri, 6 langkah tersebut akan membuat anda, atau siapapun yang mengikuti workshop ini memiliki bakat spiritual yang menjadi dasar. Semua peserta akan menjadi memiliki bakat spiritual, baru kemudian peserta akan dihubungkan kepada Jiwanya, dan kepada bagian Percikan Cahaya Tuhan  di dalam diri, Percikan Cahaya Tuhan  di dalam diri ini memiliki 3 bagian utama. Bagian akhir adalah Ruh Tuhan, jika sudah disambungkan kebagian ini maka anda akan memiliki Kesadaran Ruh Tuhan – sering disebut sebagai Kesadaran Tuhan .

Jika tahapan ini telah diperoleh maka anda kan mengalami sebuah peristiwa pencerahan ruh tuhan / Kesadaran Tuhan  . Dalam kondisi ini, sebagai bonusnya, anda bisa terhubung dengan alam semesta ( saya sebut sebagai bonus, karena yang menjadi titik fokus utama adalah tersambuntg kepada Percikan Cahaya Tuhan  / ruh tuhan ). Anda akan bisa memahami Cara kerja alam semesta. Bila sebelumnya proses berpikir di otak akan mendapatkan input informasi hanya dari panca indera saja, maka jika kondisi Kesadaran Tuhan  bisa didapat, maka anda akan bisa mendapatkan input informasi dari jiwa anda, dari Percikan Cahaya Tuhan  / Ruh Tuhan, dari alam semesta. Anda akan bisa memanfaatkan energi yang ada di dalam diri anda sendiri, karena semua chakra ( Pusat Energi )  sudah diaktifkan dan bekerja optimal, maka semua chakra tersbeut bisa memproduksi energi yang bisa anda kelola secara mandiri, kemudian bisa digunakan untuk tujuan tertentu. Energi dari chakra tersebut bisa anda gunakan untuk menjadi sarana dalam memanfaatkan energi dari obyek obyek lain yang berada di alam semesta. Melalui energi string inilah anda bisa mendapatkan informasi dari berbagai obyek lain, baik yang ada di dimensi tempat kita tinggal, ataupun dimensi lain. ( ini saya sebut sebagai tehnik chanelling, anda bisa membaca mengenai ini di artikel berikut ini : Apa yang dimaksud dengan Chanelling  )

Jika diri anda sudah dikondisikan sepenuhnya, maka anda akan bisa mengendalikan dan masuk dalam kondisi Kesadaran Tuhan  ini setiap saat anda mau, sadar sepenuhnya. Dalam kondisi Kesadaran Tuhan  ini otak anda akan mendapatkan informasi langsung dari Ruh Tuhan, bukan dari panca indera ataupun jiwa anda ( dalam jiwa terletak informasi atau data yang anda dapatkan selama hidup, baik pada kehidupan saat ini atau kehidupan di masa lampau, baca artikel : Reinkarnasi ). Berbagai obyek lain yang ada di alam semesta akan bisa memebrikan informasi atau data secara langsung kepada anda melalui jalinan pita/tali energi ( energy string ).


Bersambung ke artikel selanjutnya : Berbagai Cara untuk tersambung ke Kesadaran Tuhan  
Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar