Kesadaran Spiritual kendaraan menuju Tuhan


Kesadaran spiritual adalah sebuah tahapan yang bisa dicapai oleh setiap manusia yang melatih dirinya sendiri dengan konsisten menggunakan ilmu spiritual yang tepat. Ada banyak lapisan kesadaran yang akan dilalui sampai pada akhirnya akan mencapai kesadaran spiritual, atau saya pernah sebut sebagai kesadaran Tuhan.

Tahapan tahapan tersebut adalah, kesadaran logika ( input informasi melalui panca indera, informasi yang masuk kemudian di proses oleh otak dan kemudian disimpulkan ), kesadaran jiwa ( selain menerima input informasi dari panca indera juga menerima input informasi dari 7 lapisan jiwa, yaitu jiwa suci – jiwa murni – jiwa bijak – jiwa tenang – jiwa ego – jiwa amarah – jiwa keinginan ), kesadaran spirit ( ada 3 lapisan, yaitu kesadaran ruhani – kesadaran ruh suci – kesadaran Tuhan, menerima input informasi dari alam semesta, dari 7 lapisan jiwa – 2 bagian otak ).

Mari kita Luangkan waktu sejenak untuk mempertimbangkan apa yang benar-benar kita yakini tentang Tuhan. Apakah Anda dan Saya, Kita semua, percaya bahwa Tuhan ada di dalam kita? Di luar kita? Atau keduanya?

Sebagian besar dari kita telah mendengar, sejak kita muda, bahwa Tuhan ada di mana-mana, bahwa Dia ada di dalam kita, bahwa tidak ada yang terjadi tanpa mengetahui tentang itu. Kita semua sudah sering mendengarnya, tetapi apakah kita berhenti untuk memahami apa artinya?

Lebih sering kita mengucapkannya tanpa dipahami daripada yang seharusnya. Seharusnya kita memahaminya terlebih dahulus ebelum mengucapkannya, seharusnya kita mendapatkan pengalaman langsung sehingga kita bisa memahaminya secara komprehensif baru kemudian bisa kita ucapkan.

“Look within, thou art The Buddha.” ~Buddha


Pernahkah Anda mendengar tentang gelombang otak yang berbeda dan apa yang ada di tiap gelombang otak tersebut? Gelombang otak yang dikenal sejauh ini adalah :

  1. Beta (keadaan sadar, berbicara, berpikir, sengaja mencoba memecahkan masalah),
  2. Alpha (ketika kita berada dalam keadaan relaksasi mental tetapi waspada, seperti mencuci piring), theta (kita merasa lesu) ,
  3. Delta (tidur nyenyak) dan
  4. Gamma yang baru ditemukan (ditemukan saat bermeditasi)
  5. Lambda (saat kita mulai masuk ke dalam lapisan lapisan jiwa).

Semua gelombang otak ini menunjukkan keadaan kesadaran. Apakah Anda berhenti menjadi diri sendiri ketika Anda mencuci piring? Tidak, Anda hanya berada di tempat yang lebih tenang di dalam pikiran Anda sementara tubuh Anda sibuk melakukan sesuatu yang lain. Apakah Anda berhenti menjadi diri sendiri ketika Anda bermimpi? Tidak, Anda hanya waspada dalam keadaan kesadaran yang berbeda saat tubuh Anda beristirahat. Perhatian Anda ada pada aktivitas yang berbeda sehingga kesadaran Anda bergetar pada tingkat yang berbeda sehingga membuat Anda memancarkan gelombang otak yang berbeda.


Jika Anda pernah bereksperimen dengan tingkat konsentrasi atau meditasi yang berbeda, Anda juga tahu bahwa Anda masih menjadi diri sendiri bahkan ketika pikiran dan tubuh Anda tidak melakukan semua yang anggota tubuh anda lakukan pada hari-hari biasa. Apa yang terjadi ketika Anda mabuk dengan alkohol atau obat-obatan? Anda masih Anda, mengalami hidup dengan cara yang berbeda. Anda masih memiliki tubuh fisik Anda, pikiran Anda, jiwa Anda masih di dalam tubuh Anda -atau tidak, tergantung pada efek obat-obatan - tetapi bahkan jika Anda tidak di dalam tubuh Anda, Anda tahu nama Anda, bahwa anggota keluarga Anda dan teman-teman Anda. , Anda menyadari dunia dengan cara Anda sendiri. Anda masih bergetar pada tingkat yang berbeda yang membuat keadaan kesadaran Anda mengalami realitas yang tidak dapat Anda alami ketika Anda bergetar dalam gelombang otak yang berbeda.


Baca artikel : Kesadaran Tuhan

Saya pernah membaca sebuah cerita dari seorang wanita yang mampu meninggalkan tubuhnya semaunya dan telah melakukan perjalanan ke berbagai daerah  spiritual, semuanya bergetar dengan tingkat yang berbeda. Dia menjelaskan bahwa kematian hanyalah kondisi kesadaran yang lain, seperti bermimpi. Seperti yang Anda ketahui, kita mungkin masuk dan keluar dari kesadaran saat tidur, bermimpi ... atau mabuk. Dia menjelaskan ini juga bisa terjadi dalam kematian. Jadi kita terus mengakses keadaan kesadaran yang berbeda bahkan ketika kita tidak lagi memiliki tubuh fisik, karena diri sejati kita adalah kesadaran, atau lebih tepatnya lagi,...diri kita yang sejati ada pada kesadaran spiritual.

Ketika gelombang otak Anda berbeda, Anda mengalami realitas yang berbeda tergantung di mana kesadaran Anda. Namun, dalam kematian, Anda tidak lagi memiliki tubuh fisik, itulah satu-satunya perbedaan. Dengan cara yang sama bahwa ketika bermimpi Anda tahu bagaimana bereaksi dan Anda sadar akan kebaikan dan kejahatan.

... jadi dimanakah Tuhan?

Kapan Tuhan datang? Dia tidak pernah meninggalkan kita, kita hanya belum bisa memahami  getaran Nya. Menyadari kesadaran Tuhan seperti menjadi garpu tala dan bergetar pada tingkat yang tepat. Ini adalah getaran dari mana semua diciptakan, semua termasuk pikiran, perasaan, ide, belum lagi tubuh fisik.

Para guru suci telah memberitahukan kepada kita bahwa praktek seperti kontemplasi, semedi, meditasi, tafakur akan membawa kita kepada Tuhan dan bahwa begitu kita mencapai-Nya kita akan menyadari dan berkata, seperti yang Yesus katakan: "Aku dan Bapa-Ku adalah Satu".


Kenapa begitu?
Dengan meditasi Kita akan bisa melampaui dan meninggalkan Ego Amarah dan Keinginan ( atau bahkan tenang, bijak, murni dan bijak yang merupaka bagian bagian dari jiwa kita )  kita di belakang dan akan, secara bertahap, mencapai keadaan kesadaran yang berbeda yang akan membawa kita lebih dekat dan lebih dekat ke keadaan kesadaran Tuhan, kesadaran yang muncul karena kita bisa masuk ke dalam bagian yang saya sebut sebagai percikan cahaya Tuhan disebut juga sebagai RUH TUHAN atau Cahaya Tuhan, inilah Diri Sejati Kita.

Dengan memiliki metode yang tepat serta latihan yang konsisten maka praktek seperti meditasi akan membuat kita meninggalkan pikiran kita di belakang, untuk mengosongkan pikiran Anda atau, lebih tepatnya, untuk memisahkan diri Anda yang sebenarnya dari pikiran.


Pikiran dikaitkan dengan ego. Ego adalah bangga saya. Ego adalah apa yang berdiri di antara kita dan Tuhan dan bukan karena Ego buruk atau jahat, tetapi karena pekerjaan Ego adalah untuk menjaga kita dalam gelombang otak yang diperlukan untuk berfungsi dan memiliki kehidupan di dunia ini dan di dunia halus lainnya. Ego bergetar pada tingkat yang diperlukan untuk ada di dunia spiritual ini dan lainnya.

Begitu kita berhasil meninggalkan Ego ( Diri Palsu ) kita sepenuhnya dari saat kita sekarang, kita mulai menyetel ke gelombang otak halus yang lebih halus, keadaan kesadaran. Pernahkah Anda mencoba proyek astral? Agar dapat meninggalkan tubuh Anda, Anda perlu mendapatkan diri Anda, kesadaran Anda, untuk bergetar pada tingkat tertentu yang memungkinkan Anda, kesadaran Anda, untuk meninggalkan tubuh fisik Anda di belakang sambil tetap mengendalikan pikiran Anda. Tidak seperti tidur yang biasanya dikendalikan oleh alam bawah sadar kita, proyeksi astral dikendalikan oleh pikiran kita, Ego-self kita. Itulah sebabnya, ketika belajar untuk proyek astral, Anda disarankan untuk mencoba melakukannya dari keadaan antara tidur dan kesadaran, ini adalah keadaan kesadaran getaran terdekat dengan yang diperlukan untuk proyek astral yang bisa dilakukan setiap saat.


Ketika kita berlatih meninggalkan ego diri kita di belakang dan tune in  lebih banyak ke dalam kesadaran kita, kita mencapai tingkat yang lebih baik. Akhirnya kita akan mencapai keadaan kesadaran diri sejati kita. Keadaan kesadaran ini bergetar pada tingkat yang sama dengan Tuhan. Dan, apakah Anda akan menjadi seseorang yang berbeda? Apakah Anda seseorang yang berbeda ketika Anda bermimpi? Tidak, Anda masih tetap dan akan tetap menjadi diri Anda sendiri, tetapi Anda akan menjadi diri Anda yang sesungguhnya, Anda yang tidak terbatas, yang paling halus yang Anda akses sekarang ke keadaan kesadaran dan kesadaran spiritual adalah salah satu bagian yang ada di bagian lain, sama seperti Anda mengaksesnya ketika Anda bermimpi atau mengemudi untuk menulis sebuah tes.

“Be – don’t try to become.” ~Osho

Ketika Anda mencapai mencapai keadaan kesadaran Anda yang paling halus ( saya sebut sebagai kesadaran spiritual, dimana kita sudah mulai masuk wilayah spiritual, atau cahaya Tuhan, atau RUH, disini akan ada 3 bagian, yaitu bagian RUHANI – RUH SUCI – RUH TUHAN ) 

Anda akan menyadari bahwa keadaan kesadaran ini menembus segalanya, semua orang, tidak ada apa pun yang ada tanpa itu, ia menyatukan semua makhluk, objek, planet, apa pun yang dapat dianggap beranimasi dan tidak bernyawa, udara, air , apinya, semuanya. Anda, bukan ego Anda — Anda tetapi Jiwa Anda — Anda, akan menyadari bahwa Anda telah mencapai Tuhan.


Anda akan mencapai keadaan kesadaran Ruh Tuhan di dalam diri anda sendiri, dan kemudian Anda akan menyadari bahwa Ia selalu ada di dalam Anda, atau lebih tepatnya Anda selalu benar-benar menjadi bagian dari-Nya. Anda akan menyadari bahwa ego Anda-Anda adalah produk ciptaan-Nya, yang diciptakan dari getaran kesadaran yang paling halus ini. Anda akan menyadari bahwa sekilas ke dalam kesadaran Anda akan Tune In ke pada kesadaran-Nya dan akan kemudian Anda akan menyadari, memahami dan berseru, dengan segala kepastian, "Saya dan ayah saya adalah satu".

Kesadaran inilah sebuah cara bagi kita untuk bisa tune in ke dalam frekuensi Tuhan, dan kesadaran ini juga yang akan menghubungkan kita kepadaNya.

Jika anda mengikuti program saya, workshop privat program 3 di jogjakarta selama 2 hari, saya akan bertindak sebagai fasilitator bagi anda untuk menghubungkan anda dnegan energi ke bagian percikan cahaya Tuhan di dalam diri anda sendiri, sehingga anda akan bisa masuk ke pada kesadaran jiwa, dan kemudian ke kesadaran spiritual, setelah selesai workshop anda akan bisa melatih diri dengan metode yang saya berikan, latihan tersebut berguna untuk me maintenance koneksi ke setiap lapisan kesadaran. Tidka ada ritual yang memberatkan atau ribet, dan latihan bisa dilakukan dimana saja, dalam kondisi apa saja. Silahkan klik link dibawah ini untuk informasinya.


Anda bisa hubungi saya setiap saat untuk mendaftar :
Coach Erlangga
Hp : 0812.9797.3166
W.a : 0896.3987.8115




Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar