Arahkan perhatianmu ke dalam

Adalah ide yang bagus untuk sering berhenti sejenak di siang hari di tengah tengah waktu aktifitas kita dan hanya menenangkan pikiran serta jiwa Kita, mengarahkan kembali niat Kita untuk mencapai tujuan yang lebih jauh dibandingkan hidup di dunia ini. 

Kesibukan kehidupan sehari-hari bisa menjadi gangguan yang kuat tetapi, ketika Kita mengalihkan perhatian Kita ke dalam diri dan mencari hubungan yang interaktif dengan Fragmen Tuhan ( Percikan Cahaya Tuhan ), Kita mulai mendapatkan kesadaran yang lebih tinggi tentang kenyataan di luar dunia materi.

Dengan cara ini, pikiran Kita akan lebih sering disetel ke frekuensi spiritual. Ini adalah bagaimana Kita 'membuka mata dan menyetel telinga untuk melihat dan mendengar kebenaran yang dikirim langsung dari Tuhan. 

Kemudian Kita dapat mulai mengikuti dengan lebih efektif bimbingan dari Navigator kehidupan ( Percikan Cahaya Tuhan di dalam diri, dikenal juga sebagai Ruh ) , dan Guru-guru yang berasal dari dimensi Surgawi Kita, bekerja bersama dalam harmoni yang sempurna untuk mempromosikan kemajuan spiritual dan pengembangan jiwa Kita.

Adalah fakta bahwa manusia hanya mampu memahami apa yang disiapkan oleh pikirannya untuk diterima. Ilmuwan Kita telah melakukan banyak percobaan tentang persepsi Kita dan telah berulang kali menunjukkan bahwa ketika pikiran Kita disetel untuk mencari sesuatu khususnya rangsangan lain secara efektif diabaikan, terlepas dari seberapa jelas mereka. Ini adalah atribut penting dari pikiran manusia karena membuat fokus pada tugas saat ini lebih mudah, tetapi kadang-kadang dapat mencegah Kita memperluas cakrawala dan memahami hal-hal yang mungkin asing bagi kehidupan sehari-hari.

Tanda-tanda spiritual sering merupakan sesuatu yang asing bagi kehidupan sehari-hari kebanyakan manusia. Banyak yang begitu terfokus dan teralihkan perhatiannya di dunia material sehingga mereka tidak dapat memahami hal lain. 

Tanda tanda yang halus seperti Permintaan untuk istirahat dari rutinitas dan ada juga yang berkali-kali menerima petunjuk angka ( misalnya saja deretan angka kembar 11:11 atau 11 atau angka lain ) selama bertahun-tahun sampai mereka menyadari bahwa sesuatu yang aneh dan di luar logika normal mereka sedang terjadi. Yang lain lagi mendapatkan bisikan karena mereka sudah mulai mencari jawaban dan pikiran mereka mulai terbuka untuk merasakan realitas yang lebih tinggi.


Ayo kita fokuskan pikiran dan perhatian Kita pada Tuhan YangMaha Segalanya dan mau tidak mau Kita akan akan menemukan Dia, dalam segala hal di sekitar Kita dan terutama dalam pikiran Kita sendiri.  Hal ini akan menjadi jauh lebih efektif manakala Kita sudah terhubung dengan Percikan Cahaya Tuhan di dalam diri Kita  sendiri.

Mari kita amati seberapa sering pikiran Kita menjawab impuls tak dikenal yang membimbing Kita menuju tujuan yang lebih tinggi dan ayo gunakan telinga, dengarkan suara halus dari dalam untuk mendengarkan Tuhan membisikkan nasihat-Nya dan bimbingan-Nya dari yang paling dalam dari keberadaan Kita. 

Ini adalah iman sejati dari mereka yang menemukan Tuhan. Bukan keyakinan buta dan fanatik terhadap apa yang belum bisa Kita lihat. Itu menumbuhkan harapan untuk berhubungan dengan keilahian yang mengilhami Kita untuk terus mencari dan mempersiapkan pikiran Kita untuk mendengarkan. 

Iman hanyalah rasa ingin tahu yang diwarnai dengan harapan. Hanya mereka yang mencari yang akan menemukan dan hanya mereka yang berharap untuk menemukan sesuatu yang akan termotivasi untuk mencari. 

Beri diri Kita kesempatan dan mulai eksplorasi internal ini yang akan membuka pintu seluruh ciptaan. "
Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar