Apakah yang disebut dengan channeling


Banyak informasi yang bisa didapatkan dari channeling, Banyak informasi yang baik dan banyak juga yang buruk, yang tida tepat untuk diri kita. Apa yang disebut dengan channeling ini ? Bagaimana cara kerjanya? Siapa saja yang bisa melakukannya?

Setelah banyak membuat artikel artikel mengenai psikospiritual yang berhubungan dengan salah satu project saya, yaitu solusi super sukses, supaya ga bosen maka kali ini saya akan membahas soal soal seru mengenai spiritual energi dari sudut pandang science tentunya ya. Pembahasan mengenai apa yang disebut dengan channeling ini berkaitan dengan salah satu project yang lain, yaitu energi spiritual nusantara.

Sebelumnya kita sering dengar soal Rogo Sukmo atau Pangracutan atau Astral Projection. Ini adalah sebuah metode untuk memisahkan dalam periode tertentu / sementara bagian jiwa ( hati/soul/rohani ) kita, sehingga jiwa bisa keluar dari tubuh fisik dan berjalan jalan. Jika energinya cukup maka ada banyak orang yang bisa berjalan jalan tidak hanya di dunia kita ini saja, misalnya ke dimensi yang lebih tinggi, bertemu dengan jiwa jiwa lain yang kualitasnya bahkan bisa diatas kita.

Apa maksudnya? Hanya berjalan jalan? Cuma lihat lihat saja? Rekreasi ? Hasil sharing saya dengan beberapa orang yang sudah lebih dewasa jiwa dan pikirannya, beranggapan bahwa kemungkinannya kecil kita hanya berjalan jalan saja. Ini berhubungan juga dengan mimpi yang ternyata adalah sebuah proyeksi dari pikiran kita sendiri, tidak ada sebenarnya mimpi yang asal muncul, semua ada sebabnya, karena kita tidak terbiasa dalam melakukan mind mapping maka kita tidak tau sebabnya. Begitu juga dengan astral projection, tentunya ini juga ada sebabnya, channeling juga begitu.

Sebab yang terbesar adalah pencarian informasi mengenai sebuah hal yang kita tidak tau, atau menginginkan referensi mengenai sebuah hal atau kejadian yang kita gunakan untuk pengambilan keputusan.


Pengalaman saya dalam melakukan astral projection dan channeling, saya membutuhkan energi yang besar untuk bisa melakukan astral projection dengan baik dan benar, sekaligus tepat sasaran. Dan ini menghabiskan banyak cadangan energi saya. Berbeda dengan channeling, energi yang dibutuhkan juga sedikit. Bisa lebih tepat sasaran malahan. Tapi semua kembali pada pilihan masing masing ya, setiap orang punya cara yang pas dan tepat untuk dirinya sendiri. Pada tehnik astral projection, ada sejenis energi string ( tali energi ) yang menghubungkan antara jiwa dan fisik kita, energi string ini harus kita jaga dengan baik, karena jika terpotong, maka bisa bisa kita tidak bisa kemnbali ke tubuh fisik kita.

Chanelling adalah sebuah cara untuk bisa mendapatkan informasi dari dimensi yang lain. Dimensi yang frekuensinya jauh lebih tinggi dibandingkan kita. Dengan channeling ini kita akn bisa terhubung dengan sbeuah obyek yang ada di dimensi lain tersebut. Ketika terhubung dengan obyek tersbeut kita bisa mendapatkan informasi atau data. Ibaratnya bisa bertanya. Bisa download informasi. Ini sebenarnya adalah sebuah interaksi energi dengan obyek tersebet. Energi adalah sebuah pembawa informasi atau data.

Untuk Referensi, anda bisa membaca artikel saya yang sebelumnya
Prinsip Dasar Channeling 1
Nah, bagi yang bertanya apa yang disebut channeling tentunya sudah sedikit mendapat gambaran kan ? Bagaimana cara melakukan channeling ini? Bisa dilakukan dengan tehnik meditasi aktif ataupun pasif. Ini maksudnya bisa dilakukan ketika meditasi/tafakur/kontemplasi secara khusus, atau ketika sedang beraktifitas.

Dan prinsip prinsip chanelling adalah : Jika energi kita cukup maka kita bisa masuk ke frekuensi yang tepat, jika tidak bisa masuk ke frekuensi yang tepat, ini maknanya adalah kita harus tau tujuannya kemana. Cara kerjanyA sama dengan ketika kita tuning radio, mencari frekuensi stasiun radio yang kita inginkan. Jika baterai atau listriknya kurang tentunya gadget atau radio nya tidak akan bisa nyala, jika antenanya tidak bagus, maka suara yang kita dengar biasanya juga tidak jelas, kresek..kresek…

Untuk memahami informasi yang kita dapat juga diperlukan metode yang tepat. Jika kita tidak tau apa data atau informasi yang kita inbginkan, maka biasanya yang kita lakukan adalah mendownload banyak informasi yang tidak perlu, ada banyak sekali, jika terlalu banyak, maka otak atau pikiran kita juga memerlukan waktu untuk memahami data atau informasi tersebut. Apa yang disebut dengan channeling? Tentunya saat ini anda sudah mulai paham. Tinggal bagaimana cara melakukannya kan?  
Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments: