Guru Terbaik dari Yang Terbaik



Agama telah sangat terdistorsi di dunia yang membingungkan ini. Banyak yang menganggap harus melawan dan berperang satu agama dengan agama yang lain, bahkan sampai mengambil nyawa orang-orang yang mereka anggap sebagai musuh agama, hanya karena mereka berpikir secara berbeda. Upaya Para Pekerja cahaya yang menginformasikan dan mempromosikan era baru pemahaman di tengah masyarakat ini harus terus berfokus pada kesamaan yang ada di semua agama – itulah benih kebenaran yang terkandung di dalam semua agama.

Di masa lalu, para penganut agama telah berusaha untuk mencari perbedaan dan mereka berusaha untuk mempertahankan integritas ajaran mereka. Agar penduduk bumi  pindah ke zaman Cahaya dan Kehidupan Sejati, manusia harus menjelajahi akar kepercayaan dan tradisi mereka dan menemukan kebenaran di balik masing-masingnya.

Semua agama di dunia ini muncul dari pengalaman spiritual sejati para pendiri mereka. Seiring waktu, dlaam perjalanannya mereka terkadang menderita karena pengaruh dari pihak lain yang belum menjalani pengalaman ini dan menawarkan interpretasi pribadi mereka, kadang-kadang dengan niat terbaik, dan kadang-kadang tidak begitu banyak. Banyak yang memberontak terhadap penyalahgunaan wewenang dari para pemuka serta  pemimpin agama dan mengatur diri mereka sendiri untuk menciptakan golongan mereka sendiri berdasarkan pada kepercayaan yang sama.

Dalam Waktu waktu ini, tidak ada agama baru yang muncul dan pencarian setiap manusia harus menjadi lebih privat, untuk membangun hubungan yang lebih mesra dna harmonis dengan kehadiran Tuhan- Percikan Cahaya Tuhan yang ada di dalam setiap manusia. Idealnya, ini akan menjadi tujuan semua agama dan itu adalah sesuatu yang setiap orang harus capai dengan sendirinya.

Karena itu, Pekerja Cahaya harus fokus pada kebenaran sederhana. Informasikan dan Promosikan gagasan bahwa setiap orang memiliki akses langsung ke pada Tuhan, tanpa perlu perantara atau agen manusia. Tuhan tidak membedakan antara mahluk-mahluk-Nya dan siapa pun yang ingin menemukan-Nya dapat melakukannya, jika ia membiarkan keinginan ini tetap hidup di hati mereka. Satu-satunya hal yang akan menyebabkan transformasi permanen pada diri manusia, dan satu-satunya penyebab kemajuan spiritual berasal dari keinginan tulus seorang manusia untuk menemukan Tuhan Yang Maha Esa.

Untuk sementara, Lupakan buku-buku suci, perintah, tradisi, dan aturan. Biarkan masing-masing mencari di dalam hati mereka sendiri untuk kebenaran, keindahan, dan kebaikan. Ketiga atribut ini tidak dapat dikacaukan dengan sesuatu yang tidak memiliki atribut yang sama, kecuali kejernihan mental individu yang entah bagaimana telah sesat. Semua yang memiliki ketiga sifat ini adalah ekspresi dari Tuhan dan ketika makhluk itu dengan tulus mencari pencerahan spiritual, ia akan menemukan apa yang ia butuhkan di dalam dirinya sendiri. Di masa ini tidak akan ada lagi guru spiritual karena semua orang akan menemukan bahwa guru terbaik sudah berada dalam diri  mereka sendiri.

Inilah persyaratan utama dari semua agama dan satu-satunya hal yang akan menghasilkan perubahan positif pada individu: cobalah untuk mengetahui Kehendak Tuhan dan mendedikasikan hidup Anda untuk menjalankan Kehendak-Nya. Carilah Cinta Tuhan dalam diri Anda dan ungkapkan Cinta ini kepada sesama  Anda. Itu semuanya. Siapa pun yang mengabaikan kebenaran mendasar ini tidak akan diselamatkan, bahkan jika ia menjadi ahli ahli kitab-kitab suci, atau pengikut hukum dan tradisi keagamaan yang cermat. Namun, mereka yang akan menguduskan diri mereka untuk tugas ini dan tetap hidup dalam hati mereka keinginan untuk kembali sepenuhnya kepada Tuhan, bahkan jika mereka tersandung, mereka sudah akan berjalan di jalan yang akan menuntun mereka langsung ke hadirat pribadi Tuhan di Tempatnya berada.

Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment