Corona dan Congorna


Ingin bersedekah?berbagi apa yang kita miliki termasuk informasi kepada sesama?
Sharing adalah hal yang baik, apabila dilakukan dengan hati yang tenang.
Sekarang ini kita tak hanya berbagi informasi melalui mulut, tetapi juga telunjuk dan jempol

Ingatlah bahwa pikiran kita sangat terpengaruh dengan asupan informasi yang masuk setiap harinya.
Apa saja yang asupan informasi pikiran kita?
Apa informasi yang muncul di timeline social media kita?
Apa informasi yang muncul di group w.a kita?
Apa saja informasi yang kita baca di timeline update status rekan dan keluarga kita?
Dan,....informasi apa yang kita forward/teruskan/kirim  ke pihak lain?
Informasi2 inilah yang kemungkinan besar menjadi realita hidup kita sekarang dan kedepannya..

Fokus kita kemana?kesitu juga arah pikiran kita.

Kalau ini kita lakukan terus menerus akan jadi kebiasaan, jadi POLA, dan semua aktifitas kita akan terpengaruh oleh POLa tersebut, dan pastinya juga,
..ada konsekuensi2nya...
Emosi yang jadi dasar tindakan kita tiap saat?
Apa yang terjadi jika kita mudah emosi? Mudah panik?

Jika kita  gampang panik, pernafasan yang biasanya digerakkan oleh otot diafragma dan perut, akan ganti digerakkan oleh otot dada, akibatnya paru-paru akan kehilangan sekian puluh persen pasokan oksigen, tergantung tingkat ketegangan psikis ( yang biasanya dipicu oleh tidak teraturnya pikiran  - asumsi – persepsi, serta aktifnya jiwa ego – jiwa amarah dan jiwa keinginan ).

Rasa takut yang lebih dari 5 menit akan mengecilkan volume otak juga, hingga otak pun kekurangan oksigen, hingga kepanikan terus bertambah dan supply oksigen ke seluruh tubuh pun jelas menurun drastis.


Di fase itu, sistem kekebalan tubuh akan menurun drastis, rawan stress dan sakit apapun, hingga bahkan jikalau kita lakukan olah nafas pun, tidak akan banyak bermanfaat, karena telah terjadi kondisi hiperventilasi di tubuh fisik kita, hingga, walau banyak pasokan oksigen masuk, tidak akan diserap oleh paru-paru dengan optimal.

So, trust me, be still, and all would be ok. The best nutrition and medicine that have not be explored by human beings in this very age is stillness.

Dan karena kita merupakan mahluk sosial yang senang berbagi, maka kita juga suka menularkan apa yang kita pikirkan dan rasakan, apa saja yang sudah kita sharing-kan ke sekitar kita?


Rileks..Tenang..Damai
Yang rutin rileksasi energi, sudah mulai bisa merasakan jiwa tenang kan?
Dalam kondisi tenang kita akan mulai bisa sedikit demi sedikit pahami makna kejadian (hikmah) yang muncul tiap harinya.

Dalam kondisi tenang kita akan mulai bisa mengambil langkah yang diperlukan
Dalam kondisi tenang kita bisa memilih informasi apa yang akan kita jadikan asupan gizi pikiran,
Dalam kondisi tenang kita akan mulai bisa memilih informasi apa yang akan kita bagikan
Dalam kondisi tenang kita akan mulai bisa tau mau bertindak apa kedepannya.
Dalam kondisi tenang kita akan mulai bisa menajdi pribadi yang bermakna dan bermanfaat bagi diri pribadi, keluarga, Indonesia, dan seluruh Alam Semesta ( Rahmatan Lil Alamin )

Semangat selalu dalam aktifitasnya
Rileksasi energi dulu yuk.....





Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar