Energi Tuhan Sarana Jemput Sukses

Energi Tuhan adalah yang paling dibutuhkan oleh diri kita dan semua sistem di dalamnya, baik itu sistem etherik ataupun sistem biological, karena di dalam energi tersebut telah terkandung semua zat gizi yang kita butuhkan, baik gizi spiritual ataupun gizi biological/physical.

Energi ini akan memuaskan fisik kita dan juga perasaan kita. 

Semua kebutuhan kita di level duniawi (sering juga disebut sebagai dunia materi) sejatinya bisa dipenuhi dan dipuaskan oleh Energi Tuhan, karena energi ini melampaui, beyond all on the material world. 

Energi ini berasal langsung dari Tuhan, dari CahayaNya, karena itulah energi ini sering juga disebut sebagai energi cahaya Tuhan, diberikan langsung oleh Tuhan kepada kita sebagai modal kehidupan. Dan juga sebagai petunjuk bagi kita untuk bisa kembali menemukan jalan menuju Tuhan.

Energi Ilahiah ini juga sering disebut sebagai energi spiritual atau juga Ruh, yang tidak akan pernah habis sampai kelak tubuh jasmani kita habis masa pakainya.  Jadi kemana energi ini akan pergi manakala tubuh jasmani kita habis masa berlakunya? 

Jiwa kita, kesadaran jiwa kita akan mempergunakan dan mengendarai energi ini untuk terus berjalan sampai ke rumah sejatinya, tempat kita semua berasal, Tuhan  Yang Maha Segalanya.

Sudahkah kita mengenali dan mempergunakan energi ini semasa hidup di dunia, saat ini...? Dengan energi ini juga kesadaran logika kita bisa ditransformasikan sampai pada kesadaran Tuhan  

Kesadaran adalah sebuah sistem di dalam diri kita, fungsinya adalah untuk aiming, sistem pentargetan atau pemfokusan pada sebuah hal sehingga pada akhirnya kita bisa mawas diri, aware, dan memeliki kendali atas stimulus internal ataupun eksternal. 

Baca juga artikel :

Praktisi Energi Ruh Tuhan 

Sistem kesadaran inilah salah satu sistem dalam diri kita yangs angat penting dalam hal berhubungan atau berinteraksi dengan Tuhan, dengan sistem ini kita bisa memfokuskan diri padaNya. Sehingga tingkat keimanan kita bertambah tinggi levelnya, walaupun mata indrawi kita belum pernah melihatNya, tapi kita saling terhubung dengannya dalam satu frekuensi yang sama, interaksi antar kesadaran. 

Maka "berbahagialah mereka yang percaya walaupun tak melihat". Karena penglihatan batin (iman) mereka, melampaui apa yang bisa terlihat secara materi.

Iman adalah kemampuan ilahi yang dianugerahkan kepada kita, sehingga kita mampu percaya pada perkara-perkara ilahi.

Persoalan Ilahiah yang diluar jangkauan kita adalah mengenai misteri energi Tuhan ini, hanya sedikit saja pengetahuan yang tersedia, sedikit bagi Tuhan, tapi Luar Biasa Banyak untuk kita - hampir tak ada batasnya - tak bisa dijangkau oleh logika.   

Salah satu cara untuk bisa menyadari dan "tune in" dengan energi ilahiah ini adalah dengan cara mengendalikan nafas, dengan nafas dan niat energi ilahiah tadi bisa "mulai" disadari dan dikendalikan. 

Kendali nafas dan niat akan menjadi penghubung antara dunia halus batiniah dengan dunia material/fana. 

Melatih dan menggunakan nafas sehingga bisa mulai memanfaatkan energi ilahiah dalam diri kita ini adalah salah satu cara untuk bisa meningkatkan keimanan kita terhadap Tuhan Yang Maha Segalanya.

Energi Tuhan / Energi Ilahiah atau juga disebut sebagai energi kehidupan, atau energi spiritual adalah sebuah magnet dan pengikat bagi semua bentuk partikel Tuhan yang ada di alam semesta. Kesemuanya itu, bila bisa bersenyawa di dalam diri kita, maka akan bisa menjadi sebuah sarana dapatkan hidup yang lebih baik. 

Tak usah khawatir, bila kita belum bisa memaksimalkan kendali niat atas nafas sehingga energi spiritual yang ada dalam diri belum bisa termaksimalkan, energi tersbeut sudah mempunyta default program yang bisa bekerja sendiri menghubungkan diri kita ke seluruh alam semesta.  Membawa semua yang kita pikirkan, apa yang kita rasakan, dll.....

Baca juga artikel : 

Energi Ilahiah Adalah Awal mula Kehidupan 

Mengapa kita harus mulai memahami  tentang energi spiritual ? Karena terbukti bahwa energi seseorang merupakan prasyarat menuju kebahagiaan hidup dan keberhasilan

Terkejut?

Kita tentumenyadari bahwa untuk berhasil dalam banyak bidang kita harus "energik". Namun, biasanya kita hanya memikirkan energi fisik. Tetapi ada tiga jenis energi lainnya: mental, emosional dan spiritual.

Penelitian telah mengkonfirmasi hubungan antara spiritualitas dan kesuksesan serta antara spiritualitas dan ketahanan stres. Tetapi kita sering mengabaikan pentingnya energi Tuhan karena kita bahkan tidak tahu apa itu sebenarnya.

Pertanyaan-pertanyaan berikut ini sering sekali datang ke saya melalui interaksi percakapan di w.a :

  1. Apakah energi spiritual hanya dipancarkan dari orang-orang yang beragama?
  2. Apa yang terjadi jika energi spiritual kita berada pada level yang rendah?
  3. Apakah energi spiritual berkontribusi pada kehidupan yang sukses dan bahagia?
  4. Dapatkah energi spiritual memengaruhi produktivitas saya di tempat kerja dan bisnis atau kesuksesan karier saya?

Apakah Ada Definisi Universal Energi Spiritual?

Menurut saya, definisi energi spiritual memiliki tiga unsur utama:

  1. Energi Tuhan adalah energi yang dihasilkan oleh "aku" batin, yang oleh orang beragama disebut Ruh (Percikan Cahaya Tuhan).
  2. Tingkat energi spiritual seseorang ditentukan oleh perbuatan kita dan dipicu oleh nilai dan keyakinan kita.
  3. Keyakinan dan nilai-nilai kita menentukan siapa kita, mengapa kita hidup dan apa yang kita anggap benar atau salah. Seorang penjahat dan sukarelawan yang terlibat dalam aktivitas altruistik akan memiliki energi spiritual yang sama sekali berbeda.

Beberapa orang menyebut energi Ilahiah sebagai "getaran/vibrasi". Itu didasarkan pada keyakinan bahwa segala sesuatu di sekitar kita terdiri dari energi yang bergetar.

Baca juga artikel :  

Energi Spiritual Sumber Persepsi 


Apakah Energi Spiritual Hanya Dipancarkan dari Orang Beragama?

Jawaban singkatnya tidak..

Agama hanyalah pendekatan terstruktur dan terlembaga terhadap spiritualitas. Tetapi Anda tidak perlu menjadi religius untuk menjadi spiritual. Orang beragama memahami energi Tuhan sebagai ukuran hubungan seseorang dengan Tuhan.

Sebaliknya, sumber energi spiritual masyarakat non-agama dari kebenaran atau kekuatan universal yang lebih tinggi, alam supernatural, atau hanya dari dimensi batin mereka sendiri..

Tidak peduli apakah mereka beragama atau tidak, banyak orang mencari hubungan dengan alam semesta dan kekuatan pemersatu. Energi spiritual membawa mereka melampaui kepentingan pribadi mereka yang sempit. Tujuan hidup mereka adalah untuk berkontribusi pada kebaikan yang lebih besar.

Apa Yang Terjadi Saat Energi Tuhan Anda Rendah?

Sulit untuk hidup dan bekerja ketika tingkat energi spiritual Anda rendah.

Pertama-tama, seperti yang ditunjukkan oleh penelitian, Anda mungkin merasa lebih sulit untuk menghadapi peristiwa kehidupan yang negatif. Orang-orang spiritual selalu dapat beralih ke kekuatan yang lebih tinggi di saat-saat sulit. Alternatifnya adalah mengandalkan dukungan sosial yang tidak selalu tersedia.

Orang dengan energi spiritual rendah sering kali tersesat secara emosional.

Seperti disebutkan, dalam situasi kehidupan yang sulit mereka mencari dukungan manusia. Mereka jarang mengambil posisi kepemimpinan. Mereka lebih suka memiliki bos, atau otoritas, di atas mereka yang dapat memberi mereka dukungan saat dibutuhkan.

Ketergantungan pada manusia lain ini terkadang memaksa orang dengan spiritualitas rendah untuk melakukan pencarian putus asa untuk pasangan hidup. Mereka benci sendirian. Hubungan mereka mungkin lebih pendek dan mereka mungkin sering berganti pasangan.

Di tempat kerja, orang dengan energi spiritual rendah cenderung tidak mengulurkan tangan membantu rekan kerja. Mereka lebih memilih keuntungan jangka pendek daripada fokus jangka panjang.

Apakah Energi Tuhan ( saya sebut juga sebagai Energi Spiritual ) Berkontribusi Untuk Kehidupan yang Sukses dan Bahagia?

Tentu saja. 

Orang  spiritual secara signifikan lebih puas dengan kehidupan dan kesehatan pribadi mereka daripada orang non-spiritual. Tidak masalah apakah mereka beragama atau tidak.

The Beatles berkata, "uang tidak bisa membelikan saya cinta", tetapi kenyataannya uang juga tidak bisa membeli kebahagiaan. Ada studi menarik tentang pertumbuhan kemakmuran masyarakat Barat yang tidak memiliki peringkat tinggi dalam tingkat kebahagiaan. Anda menjadi lebih bahagia melalui energi spiritual Anda tetapi bukan tanpanya.

Baca juga artikel : 

Jaringan Energi Tuhan Yang Kompleks 

Energi spiritual membuat Anda optimis dan berani. Anda lebih mudah memaafkan. Di saat-saat sulit, Anda bisa tetap tenang.

Orang-orang spiritual cenderung tidak menyalahgunakan rokok, alkohol, atau obat-obatan. Ini karena energi spiritual seseorang menopang dampak stres hidup.

Menjadi spiritual juga meningkatkan peluang untuk memiliki hubungan yang lebih baik dan tahan lama, bahkan menjadi orang tua atau bos yang lebih baik.

Pendapat umum adalah bahwa uang, kesuksesan, dan kekayaan adalah ekspresi energi spiritual.

Dapatkah Energi Tuhan Memengaruhi Produktivitas Saya di Tempat Kerja dan Bisnis atau Kesuksesan Karir Saya?

Tempat kerja kita menjadi lebih spiritual. Kita hidup di abad ke-21 dan karyawan tidak menganggap diri mereka sebagai roda penggerak di mesin besar. Mereka ingin dianggap sebagai manusia yang melakukan pekerjaan yang bermakna. Karyawan ingin bekerja untuk organisasi yang beretika. Uang bukan lagi satu-satunya imbalan yang diharapkan dari suatu pekerjaan.

Jika Anda adalah seorang pemimpin yang penuh energi spiritual, maka Anda mengkomunikasikan kepada karyawan Anda arti dan tujuan akhir dari aktivitas mereka. 

Karyawan yang bersemangat secara spiritual jauh lebih mungkin untuk mengorbankan ego dan kepentingan pribadi mereka demi misi perusahaan dan kebaikan yang lebih besar.

Pemimpin spiritual juga lebih berempati. Gaya manajemen mereka memberikan ruang untuk kreativitas dan inovasi. Mereka mampu membangun tim persatuan yang kuat. Anggota tim mereka merasakan keterhubungan satu sama lain.

Selain itu, Energi Tuhan membuat kita lebih tahan stres. Persepsi stres jauh lebih rendah ketika aktivitas yang dilakukan bermakna. Secara umum, spiritualitas melindungi Anda dari acara kerja yang membuat stres.

Spiritualitas membuat Anda menjadi pemain tim yang lebih baik. Orang  spiritual (religius atau tidak) cenderung melakukan kebaikan untuk teman dan rekan kerja mereka. Ini dengan jelas menunjukkan bahwa energi spiritual meningkatkan kemampuan kerja tim.

Singkatnya, Energi Tuhan menciptakan pemimpin yang lebih baik, karyawan yang lebih termotivasi dan kreatif, tim yang lebih kuat, dan lingkungan kerja yang tidak terlalu stres.

Ini jelas mengarah pada individu dan organisasi yang lebih sukses dan produktif dengan dampak yang mendalam pada kesuksesan bisnis.

Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar