Guru Sejati Selalu Bersama Kita

Guru Sejati selalu bersama kita, tapi kenapa kita selalu sibuk mencarinya kemana mana, dimana sang guru ini? kalau benar dia selalu bersama kita, kenapa saya tak bisa melihatnya dan berkomunikasi dengannya? seperti apakah pengalaman berinteraksi dengannya?

Menemukan Guru Sejati selalu merupakan pengalaman pribadi. Tidak ada dua pribadi dalam semua ciptaan yang dapat menemukan Sang Guru dengan cara yang sama. Masing-masing harus menciptakan cara mereka sendiri untuk menjalin hubungan dengan Tuhan - dengan Fragmen Tuhan ( Percikan Cahaya Tuhan - Ruh - Cahaya diatas Cahaya - Divine Light ) yang mendiami setiap orang. 

Ini adalah konsekuensi langsung dari fakta bahwa Tuhan telah menciptakan kita menjadi kepribadian yang unik - makhluk berbeda yang ditakdirkan untuk mengekspresikan aspek unik dari kehendak-Nya dan kekuatan kreatif-Nya.

Selama belajar - berlatih - menerapkan ilmu spiritual yang benar - yang sejati - yang mengantar masuk ke dalam diri, mulai dari kesadaran logika - kesadaran jiwa - sampai pada kesadaran Tuhan - Cahaya diatas Cahaya, Kita harus berusaha mengatur pikiran sehingga bisa membungkam banjir pikiran yang terus-menerus mengepung pikiran kita.  Untuk mengatur pikiran dibutuhkan ketenangan jiwa, dibutuhkan untuk masuk ke dalam kondisi kesadaran jiwa tenang terlebih dahulu. 

Terkadang kita, atau memang sebenarnya kita memiliki niat untuk mencari sang guru, tapi banyak dari kita yang memendam hal ini karena niatnya perlahan lahan hilang terkena brainwash dari teori yang menyebutkan bahwa Sang guru ini jauh, disana.....bukan disini.... 

Baca juga artikel yang terkait : 

Temui SangGuru Sejati Agar Tak Menyesal Kemudian 


Karena ini sebenarnya dalah perjalan dari dalam keluar, maka kita membutuhkan bantuan dari para fasilitator yang menyambungkan kesadaran kita sampai pada kesadaran Tuhan terlebih dahulu, mengenalkan diri kita pada kesadaran Tuhan di dalam diri, baru bisa kemudian mengenali bagian bagian lain dari diri kita ini ( 3 lapis kesadaran ruh - 7 lapis kesadaran jiwa - 2 lapis kesadaran logika ). 

Ingatlah petunjuknya : "Awal dari segalanya adalah mengenal Tuhan"  - ingat.... bukan mengenal Tuhan dan berinteraksi dengannya adalah akhir ya,..bukan di akhir, tapi di awal.. jangan sampai salah. 

Maksudnya adalah untuk membangun saluran komunikasi yang jelas dengan Tuhan Sang Guru Sejati. Niat untuk menemukan Tuhan adalah primordial ( hal yang mendasar ) karena itu membuat Kita dalam mode reseptif ( menunggu dengan cara yang tepat - dalam kesadaran yang tepat ), akan membuka pintu menuju inspirasi Ilahi. 

Banyak berlatih dengan menggunakan ilmu spiritual yang tepat dengan tujuan tunggal untuk mengatur dan mendidik pikiran mereka dan bahkan ketika beberapa manfaat dapat diperoleh dari latihan ini, karena relaksasi mental, manfaat yang lebih tinggi akan hilang jika orang tersebut tidak memiliki niat dan keinginan untuk menemukan Tuhan yang ternyata dan memang ada di dalam dirinya sendiri. 

Komunikasi dengan Sang Guru Sejati ( salah satu sebutan yang mengacu pada Kesadaran Tuhan dalam diri manusia ) hanya membutuhkan pikiran dan hati yang tulus, dengan satu tujuan menemukan sumber aspirasi paling mulia dari seorang manusia, menemukan Kesadaran Tuhan, belajar mengenal-Nya dan menemukan tujuan hidup - rencana-Nya untuk Kita ( inilah pencerahan spiritual yang sejati ).

Keberadaan dan perkembangan Kita, dari makhluk yang tak yang hampir sama seperti binatang menjadi makhluk cahaya yang sempurna yang dibuat menurut gambar-Nya. 

jika benar ilmu spiritual yang kita pelajari, maka kita akan dibawa oleh ilmu spiritual tersebut berada dis atu frekuensi, berada di satu keadaaan yangs ama dengan sang guru, sehingga kapan saja kita bisa dibimbing sekaligus ditemani olehNya. 

Baca juga artikel yang terkait : 

Guru Sejati Sang Teman Seperjalanan

Ini adalah ajakan bagi Kita untuk meninggalkan sekali dan untuk semua keyakinan Kita bahwa Sang Guru Sejati berada di tempat yang jauh, bahwa Dia terlalu tinggi 'di atas sana' untuk melakukan sesuatu dengan Kita. Sebaliknya, Tuhan Sang Guru dari semua Guru yang ada, ada di sini di dalam diri Kita, saat Kita membaca kata-kata ini, dan Dia memenuhi Kita dengan belas kasih yang demikian luar biasa untuk menegaskan perasaan ini. 

Jika Kita meminta Dia untuk membimbing Kita dan membuat Kita memperhatikan kehadiran-Nya, Dia pasti akan melakukannya. Dia tidak bersembunyi. Dia hanya membutuhkan perhatian dan fokus Kita untuk dapat berkomunikasi kepada Kita dengan lebih jelas.

Apakah Kita percaya bahwa Pencipta semua makhluk dan Sumber semua Kebijaksanaan tidak akan dapat menemukan cara untuk menghubungi Kita, untuk memberi tahu Kita bahwa Dia ada dan akan selalu membimbing Kita? Setiap saat, dengan setiap kesempatan, Sang Guru Sejati berbicara kepada Kita dalam ribuan cara, dalam mimpi Kita, dan dalam pikiran Kita. 

Belajarlah untuk mengikuti impuls tertinggi diri Kita dan biarkan kehendak Kita memilih menjadi yang terbaik yang Kita bisa, orang yang paling dipenuhi dengan cinta dan kebijaksanaan tanpa syarat yang dapat Kita bayangkan, karena inilah kehendak Tuhan, inilah kehendak Sang Guru Sejati untuk hidup Kita. 

Ketika keberadaan Kita mampu mengungkapkan kebenaran, keindahan, dan kebaikan, Kita akan benar-benar hidup di zaman terang dan kehidupan - dan cahaya lain ( agen cahaya ) akan dinyalakan di dunia ini yang sangat membutuhkan lebih banyak cahaya. 

Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar