Tingkat Kesadaran Spiritual

Tingkat kesadaran spiritual? seperti apa sajakah tingkatan atau tahapannya? dan seperti apa bila kita bisa sampai ke tahapan tersebut?

Untuk masuk pada tingkat kesadaran spiritual, jangan lupa bahwa kita sebelumnya harus dapatkan juga kesadaran jiwa, yang tahapannya adalah 7 lapis / 7 tahapan / 7 tingkatan. 

Bersyukurlah, saya berdoa agar anda beruntung mendapatkan guru atau master atau jursyid yang membawa anda ke tahapan yang benar, yaitu,...semua bermula dari kesadaran spiritual - tersambung pada lapisan kesadaran ruh Tuhan, masuk ke tahapan terakhir yang bisa kita gapai sebagai manusia ( selanjutnya tidak ada lagi kah? ada...cuma saya yang belum tau, atau belum dapatkan referensinya, maafkan kekurangan pengetahuan dan keilmuan saya ) dan dari tahapan terakhir ini kita akan berjalan menuju garis start, dari finish ke start, "semua bermula dari mengenal Tuhan". 

Jika sudah masuk ke tahapan mengenal Tuhan (tersambung pada kesadaran spiritual - ruh Tuhan - kesadaran ruh Tuhan  ) maka kita akan pelan-pelan dan tentunya dibimbing langsung oleh sang Guru Sejati masuk pada tahapan selanjutnya, belajar dari mengalami sendiri, menjadi seorang praktisi kesadaran spiritual ( 2 tahapan - karena 1 tahapan terakhir sudah didapat ) dan kesadaran jiwa ( 7 tingkatan ).

Inilah evolusi kita sebagai manusia, evolusi kesadaran, yang arahnya justru terbalik, kalau menurut logika umum adalah dari arah luar ke dalam, dimulai dari kesadaran pikiran ( logika, persepsi, dll ), kesadaran jiwa ( 7 lapisan : kesadaran jiwa keinginan - jiwa amarah - jiwa ego - jiwa tenang - jiwa bijak - jiwa murni - jiwa suci ), dan terakhir kesadaran spiritual ( 3 tingkatan : kesadaran ruhani - kesadaran ruh suci - kesadaran ruh Tuhan ). Tapi bila memakai sudut pandang ilmu spiritual, maka yang ada adalah dari dalam keluar. 

Evolusi kehidupan adalah evolusi kesadaran. 

Kita semua tumbuh dan berkembang dengan pengalaman. Proses evolusi adalah untuk memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kehidupan. Jalani semua pengalaman hidup yang berbeda, dan jika Anda merasa ada sesuatu yang berguna, pelajari darinya, tumbuh bersamanya, dan kemudian lepaskan untuk melanjutkan hidup Anda.

Jangan pernah bergantung pada pengalaman masa lalu, karena pengalaman yang sama bisa menjadi penghalang bagi Anda untuk mengalami, pengalaman baru, dalam hidup Anda.

Jika suatu saat, saya berdoa agar tidak ada diantara kita yang terjebak dan tersesat, ketika belajar ilmu spiritual, ketika masuk ke dalam pencerahan jiwa ( kesadaran jiwa ) memori kehidupan di masa lampau aktif dan membuat pikrian anda terfokus ke arah masa lampau, dan pada ketika ini kesadaran Tuhan atau sang Guru Sejati belum aktif atau sedang tidak aktif menemani perjalanan belajar anda. Ini sangat berbahaya, ini juga termasuk spiritual trap, jebakan spiritual, terjebak ke masa lampau, ke kehidupan sebelumnya ( reinkarnasi kehidupan ). Kita sebagai pribadi ini unik, tak ada yang sama, jadi mungkin juga itu bukan jebakan, tapi memang sebuah pengalaman yang hadir bagi anda, bagi kita semua.

Tingkat kesadaran spiritual adalah sama, tapi pengalaman untuk mencapai setiap tingkat akan mungkin jadi sangat berbeda bagi setiap jiwa, karena,....semua jiwa itu unik, tak ada yang sama. 

Kita semua telah mendengar tentang "Teori Charles Darwin, Proses Evolusi", di mana manusia berevolusi pada tingkat hati, otak, dan tubuh dan membuat pilihan yang tepat, bersama pasangan, pada saat reproduksi.

Proses kehidupan memang berkembang dan menjadi lebih baik, tetapi proses tersebut tidak terjadi di realitas eksternal tetapi di dalam diri manusia. Selain itu, bukan hanya tubuh, hati, dan otak yang berevolusi, tetapi Anda memiliki bidang kesadaran ( kesadaran jiwa pada bagian jiwa dan kesadaran spiritual pada bagian ruh ) di dalam diri Anda, yang mengembang agar Anda dapat mengalami hidup yang lebih baik.

Ketika bidang kesadaran meluas di dalam diri Anda, memang benar otak, hati, dan tubuh menyesuaikan diri, sesuai bidang kesadaran, tetapi hal yang nyata terjadi di dalam, di bawah otak, hati, dan tubuh.

Baca juga artikel yang terkait Tingkat Kesadaran Spiritual : Kesadaran Spiritual 

klik judul artikel untuk membaca artikelnya 

Ketika Anda mulai mempelajari diri sendiri, Anda menyadari bahwa otak, hati, dan tubuh hanyalah realitas fisik dan ada sesuatu yang lebih di dalam, yang bekerja melalui otak, hati, dan tubuh untuk mengalami kehidupan.

SEMUA IMAJINASI, PIKIRAN, PERASAAN, DAN EMOSI ANDA TERBENTUK KE BIDANG KESADARAN PIKIRAN DAN BUKAN KE DALAM TUBUH FISIK ANDA.

Baik bidang kesadaran dan struktur fisik tubuh bekerja sama untuk mengalami kehidupan, tetapi dalam pengalaman spiritual Anda yang mendalam, bidang kesadaran dapat memisahkan dirinya dari tubuh fisik dan realisasi kehidupan yang sebenarnya terjadi pada saat-saat itu.

Salah satu referensi yang ada, Dalam Patanjali telah menjelaskan secara panjang lebar, dalam sutra-nya, tentang proses evolusi, dari sudut pandang jiwa, di mana jiwa mencapai tingkat tertinggi, setelah melalui tahap kehidupan 1 hingga 7. Patanjali telah memberikan gambaran tingkatan kesadaran spiritual - langkah demi langkah untuk pencerahan.

Orang yang mengidentifikasikan diri dengan pikiran melihat dirinya sebagai otak, hati dan tubuh dan segala sesuatu yang dia rasakan di dalam tubuh.

Orang yang sudah mengalami pencerahan spiritual dan pencerahan jiwa menggambarkan struktur tubuh manusia yang sama secara berbeda seperti yang dia alami sendiri di luar struktur dasar pikiran dan mengalami sumber kehidupan yang memungkinkan proses otak, hati, tubuh dan pikiran berlangsung.

Dengan mengalami salah satu tahapan yang ada pada tingkat kesadaran spiritual atau pencerahan jiwa, kita mengenal kehidupan, dan itu adalah proses evolusi. Pada tingkat pikiran, kita tetap terlalu asyik dengan realitas eksternal dan tidak pernah mencoba bernalar tentang proses kehidupan yang terjadi di dalam.

Ketika Anda mencoba memahami diri sendiri secara menyeluruh, dari aliran masuk dan keluar napas hingga sensasi, dan dari perasaan dan emosi hingga pikiran dan imajinasi Anda, perlahan-lahan pemahaman Anda tidak hanya tumbuh tentang diri Anda sendiri dan bagaimana Anda memandang dunia tetapi menjadi lebih mudah bagi Anda. Anda untuk memahami realitas eksternal kehidupan.

Tingkat kesadaran spiritual adalah tingkat evolusi manusia, dari dalam atau keluar, atau sebaliknya? Beruntung bagi yang sudah dapatkan tahapan yang benar dan sejati.

Seorang bayi yang baru lahir tidak dapat mencapai Pencerahan atau menyadari jiwanya kecuali dia melalui proses transendensi. Kita semua mengikuti proses evolusi. Hanya saja kita tidak menyadari prosesnya, yang bekerja melalui kita.

Kehidupan Setelah Mengalami Pencerahan.

Yang Tercerahkan menyadari jiwanya, di mana dia dapat berada di luar pikiran, tubuh, dan emosinya dan melihat semua aktivitas, di dalam tubuhnya. Pada tingkat jiwa, momen pikiran berkurang secara signifikan, dan orang tersebut dapat melihat berbagai gerakan pikirannya.

Hidup tidak berakhir pada tataran pencerahan, ingatlah bahwa proses pencerahan adalah proses awal, tingkat kesadaran spiritual berawal dari pencerahan.  

Semua tindakan, setelah pencerahan, berfungsi dalam kehidupan, baik berfungsi dalam mengembangkan pemahaman terhadap kehidupan, atau melayani orang lain dalam memberikan pemahaman yang sama sehingga hidup mereka bisa menjadi lebih baik. Makhluk yang tercerahkan naik tinggi dengan setiap tindakannya.

Hubungan antara guru dan murid seperti ayah dan anak. Ayah ingin memberikan semua pengertian dan hartanya kepada putranya, tetapi anak hanya dapat mengambil apa yang dia mampu dan dapat tangani dari pemahamannya.

Bahkan jika sang guru, memilih untuk memberikan segalanya, kepada muridnya, dia hanya akan mengerti, diluar kemampuannya, dan tidak lebih dari itu. Pelajaran terpenting, yang dapat dipahami oleh setiap murid adalah jalan yang dapat menuntunnya ke kondisi realisasi - menyadari, serta merealisasikan - mempraktekkan.

Baca juga artikel yang terkait tingkat kesadaran spiritual : Kesadaran Tuhan

klik judul artikel untuk membaca artikel lengkapnya

Begitu sang jalan dipahami, dia bisa berjalan menjauh sampai akhir, dan mencari kebenaran untuk dirinya sendiri. Semua kekuatan dan kebijaksanaan yang diperlukan ada di dalam setiap jiwa, dan satu-satunya pekerjaan yang diperlukan setiap individu adalah bekerja pada diri mereka sendiri.

Hidup terjadi sepanjang Waktu, Sebelum & Setelah Pencerahan. Hidup adalah proses evolusi, dan kita hanya bisa tumbuh dan menjadi lebih baik dengan hidup jika kita melatih pikiran, tubuh, dan emosi kita.

Lima cara untuk Tumbuh dan Berkembang dengan Kehidupan 

( yang saya coba lakukan )

Hal pertama yang dapat kita mulai adalah melatih tubuh fisik kita atau memilih untuk melakukan segala bentuk latihan fisik, dengan niat yang jelas untuk tumbuh dan menjadi lebih baik dengan kehidupan. Saya mencoba melatih fisik dengan rutin jogging ringan di pagi hari, selain untuk melatih fisik, inilah sebuah kegiatan yang saya lakukan untuk merefresh pikiran ( jalan jalan di suasana outdoor, persawahan, kebun dll ) mencari ide.

Hal kedua yang bisa kita mulai adalah terhubung dengan napas kita, karena dengan menyadari nafas kita bisa memantik kesadaran. Yang saya lakukan adalah memperbanyak melatih energi spiritual dengan melakukan metode metode yang ada pada ilmu energi spiritual nusantara. Kemudian mempraktekkannya dalam aktifitas harian dengan Rileksasi Energi.  Tingkat Kesadaran Spiritual bisa lebih mudah dicapai melalui kesadaran jiwa tenang. Kesadaran Jiwa Tenang relatif bisa cepat dimasuki dengan metode rileksasi energi

Kita hanya merindukan kehidupan, ketika perhatian kita ada di dunia luar, atau pada orang lain, tetapi saat kita memilih untuk terhubung dengan nafas kita, fokus kita tetap di dalam, dan ini membantu kita dengan pertumbuhan internal kita .

Hal ketiga yang bisa kita mulai adalah mempelajari teknik meditasi untuk mengurangi aliran pikiran dan tumbuh dengan latihan. Meditasi adalah duduk dalam keheningan, dan menenangkan indera, dan membiarkan napas dan emosi serta pikiran mengalir dalam ritme dan naik di atasnya.

Baca juga artikel yang terkait Tingkat Kesadaran Spiritual : 7 Lapis Kesadaran Jiwa Manusia

Klik judul artikel untuk membaca artikel lengkapnya

Meditasi dengan basis energi spiritual yang saya lakukan membuat hadirnya jiwa tenang, ini yang membuat saya lebih mudah untuk menyadari dan mengendalikan pikiran, dalam kondisi tenang inilah informasi dari Kesadaran Tuhan - Guru Sejati akan mudah kita tangkap dan pahami serta ikuti.

DALAM Hening, KITA MENCIPTAKAN KESADARAN YANG LEBIH BAIK TERHADAP HIDUP.

Hidup terjadi di tingkat pikiran. Otak menciptakan pikiran untuk tindakan. Kualitas tindakan orang ditentukan, di luar tingkat kesadaran mereka. Bidang kesadaran adalah ruang tempat terjadinya proses pemikiran dan gambaran. Ketika orang tersebut duduk dalam keheningan atau bermeditasi, aliran pikiran berkurang, seiring waktu, di bidang kesadaran dan aliran gambar dan pikiran mudah terlihat.

Yang keempat adalah pengetahuan tentang kesadaran jiwa - tentang jiwa yang sadar. seorang praktisi muncul dari pengalaman dan dapat berbagi mengenai informasi mengenai kehidupan, mengenai apa yang bisa dan cocok untuk dilakukan, untuk lebih dekat dengan kebenaran kehidupan. Dan semua bisa didapat dari pengalaman secara langsung.

Keheningan: Kekuatan Keheningan di Dunia yang Penuh Kebisingan

Yang kelima dan yang terakhir adalah pengabdian kepada Tuhan, mendengar dan mengikuti informasi dari kesadaran Tuhan - Sang Guru Sejati. Pengabdian kepada Tuhan membantu kita membersihkan tubuh energetic.

Ketika kita mulai membersihkan energi negatif dalam diri, termasuk emosi negatif kita, melalui doa atau melafalkan mantra, atau denagn metode pengkodisian diri - pembersihan energi negatif. 

Perlahan-lahan energi tubuh halus dimurnikan dan dengan demikian kita menerima pemahaman yang jelas tentang kebijaksanaan dan pemahaman atas jelannya proses kehidupan. Setiap kesuksesan datang dengan proses evolusi.

Proses berpindahnya kesadaran, mulai dari logika sampai pada kesadaran Tuhan dalam diri kita ini sangat cepat dan mengalir. 

Bisa jadi ketika kita menerima informasi dan berinteraksi dengan guru sejati kesadaran kita sedang ada pada kesadaran Ruh Suci atau Ruhani, dan ketika kita mencoba memahami pesand ari guru sejati keadaran kita ada pada jiwa tenang, dan ketika kita merealisasikan pesan tersebut dalam aktifitas kesadaran kita ada pada jiwa ego, bisa saja terjadi. Inilah kenyataan yang harus kita terima. 

untuk membuat kesadaran kita stabil minimal ada pada kesadaran jiwa tenang, kita harus konsisten berlatih. Apa sajakah tingkat kesadaran spiritual?

Tahapan pencerahan spiritual, tersambung pada bagian ruh ( Percikan Cahaya Tuhan di dalam diri ) 

stasiun 1 dalam pencerahan spiritual, adalah tingkatan kesadaran ruhani, berikut ini uraiannya : 

silahkan ketuk/klik judul artikel berikut ini untuk membaca artikel lengkapnya :

Pencerahan Ruhani

Stasiun ke 2 dalam tingkat kesadaran spiritual yang harus dialami dalam pencerahan spiritual adalah stasiun Kesadaran Ruh Suci, berikut ini uraiannya :

silahkan ketuk/klik judul artikel berikut ini untuk membaca artikel lengkapnya :

Pencerahan Ruh Suci - Kesadaran Ruh Suci

Stasiun ke 3 adalah stasiun terakhir yang bisa saya jelaskan, karena tingkat kesadaran spiritual selanjutnya harus anda sendiri yang alami dan rasakan pengalamannya, inilah stasiun Kesadaran Ruh Tuhan.

silahkan ketuk/klik judul artikel berikut ini untuk membaca artikel lengkapnya :

Pencerahan Ruh Tuhan



Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar