Kehidupan di Bumi dan hubungannya dengan reinkarnasi ( reinkarnasi 2 )

Apakah makna dari kehidupan di bumi dan hubungannya dengan reinkarnasi? Jika sebelumnya saya sudah mencoba untuk membahas mengenai reinkarnasi pada artikel saya sebelumnya ( baca : apakah yang dimaksud dengan reinkarnasi ? ) maka kali ini saya mencoba untuk membahas mengenai kehidupan di bumi, sebagai sebuah tahapan dalam proses reinkarnasi.

Kehidupan kita di bumi ini adalah sebuah tahapan dalam reinkarnasi, kehidupan ini adalah sebuah anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada kita untuk bisa mendewasakan jiwa kita. Telah dibahas sebelumnya, bahwa yang bereinkarnasi adalah jiwa kita, bukan pikiran atau fisik kita. Jadi yang selalu mengalami perulangan kehidupan adalah jiwa kita. Jadi kita harus paham bahwa kehidupan di bumi dan hubungannya dengan reinkarnasi, adalah mengenai proses yang terjadi pada jiwa kita.

Apakah yang dimaksud dengan jiwa manusia ?

Mengapa Manusia dilahirkan di Bumi ? Manusia diberi kesempatan Tuhan untuk memperbaiki diri agar status kualitas jiwanya menjadi lebih suci, sehingga bisa mengenal Tuhan yang patut disembah. Jadi Manusia dilahirkan di bumi ini bukan suatu kebetulan, tetapi ada maksud Tuhan di balik keberadaan kita di bumi ini.

Jika jiwa kita telah hidup di masa yang telah lalu, kemudian be- reinkarnasi lagi saat ini, ini artinya adalah bahwa jiwa kita perlu diperbaiki kualitasnya. Agar lebih baik dibandingkan saat yang telah lalu.

Apa yang seharusnya dikerjakan Manusia di Bumi ??

Tiap manusia berbeda diberi masa tenggang hidup di bumi (umur fisik semasa lahir hingga mati), jangan disia-siakan dalam berproses “mematangkan dan mensucikan jiwa”, inilah yang seharusnya dikerjakan Manusia secara maksimal semasa hidup di bumi.

Bagaimana Seharusnya Manusia berproses/hidup di bumi 
untuk mematangkan dan mensucikan jiwa ??

Tujuan hidup Manusia di bumi adalah dalam rangka menuju tujuan hidup yang hakiki yaitu agar dapat kembali ke Asal atau Tuhan YME. Untuk mematangkan/ mendewasakan jiwa, Manusia harus berupaya meningkatkan kecerdasan kesadaran ke level jiwa bijaksana. ( Baca : Kesadaran Diri , Kesadaran Mulai Ada )  Seiring itu membersihkan kotoran jiwa atau energi negatif, sehingga posisi Anda berada di jiwa suci, yang secara otomatis akan terhubung dengan Nur/lapis subyek cahaya Tuhan terluar yaitu nurani yang berada di hati kita.


Bagaimana cara membersihkan diri dari energi negatif yang mengotori jiwa? Anda bisa mengikuti program saya ini : Program Penghapusan Energi Negatif Jarak Jauh

Jika kualitas jiwa sangat mempengaruhi proses Reinkarnasi, maka Bagaimana cara Manusia mendewasakan dan mensucikan jiwa ?

Persoalan yang termasuk hal paling pokok  adalah tahu dan tidak tahu cara/ilmunya/metodenya, kemudian persoalan utama yang kedua adalah untuk dapat berhasil efisien dan efektifitas  Apakah ... perlu waktu 2 bulan ?, 1 tahun ..? 10 tahun...? 100 tahun ...? hingga Keburu pindah alam atau mati !, hasilnya belum juga didapat ...? dan Manusia masih tetap buta tidak mengenal Tuhan, padahal Tuhan ada di mana-mana dalam penampakan berbagai wujud sesuai frekuensi dimensiNya. Persoalan dasarnya adalah Manusia harus bisa memahami jiwanya sendiri.

Untuk bisa paham mengenai persoalan reinkarnasi ini ada banyak orang yang terjebak kepada teori dan filsafat saja, tidak banyak ( atau memang banyak yang terjebak ) orang yang memang berniat untuk mencari cara dan metode atau ilmu untuk bisa berpraktek secara langsung untuk bisa mendewasakan jiwanya. ( ingatlah bahwa persoalan pokoknya adalah soal jiwa, soal bagaimana medewasakan dan mensucikan jiwa, jadi hal inilah yang harus diketahui dan didapat metodenya )

Pengetahuan Dasar: “Kenali Dirimu Sendiri”

Untuk bisa “Kenal Diri” secara utuh, diperlukan berbagai disiplin ilmu pendukung, setidaknya ilmu tentang RUH  (dzat yang menyebabkan jiwa hidup); ilmu tentang JIWA (psikologi) yang menyebabkan raga hidup; ilmu tentang RAGA: terdiri badan kasar/fisik dan badan halus/badan energi.

Dengan cara ini Manusia akan tahu tentang diri sejati (jiwa suci) dan jati diri (nurani atau titik pertemuan subyek cahaya Tuhan lapis luar dengan jiwa suci).


Dalam kehidupan kita di bumi sudah seharusnyalah kita memahami diri kita sendiri, jika kita bisa memahami diri kita sendiri, maka kita tidak akan terjebak lagi dengan bagian bagian dari diri kita tersebut. Ada kalanya kita terjebak dengan pikiran kita sendiri, asumsi negatif yang muncul karena proses bekerjanya pikiran membuat kita terjebak dengan realita yang sebenarnya kita ciptakan sendiri.

Dalam kaitannya dengan reinkarnasi, Selain pikiran apalagi yang perlu dikenali ?

Banyak fragmen atau bagian dari hidup kita, yang kita kenal sebagai realita, muncul karena diri kita sendiri. Ini yang sebenarnya harus kita manfaatkan untuk meraih hidup yang lebih baik. Hidup yang bisa membuat kualitas jiwa kita menjadi lebih baik. Kehidupan di bumi dan hubungannya dengan reinkarnasi bisa kita sikapi dengan tepat. Agar di reinkarnasi berikutnya kita bisa memiliki kualitas jiwa yang lebih baik, atau bahkan kembali kepada Tuhan yang Maha Esa. Inilah tujuan hakiki kita sebagai manusia. Kembali kepada pencipta kita.

Bisakah kita mengenali diri kita dengan seutuhnya? Jika kita sudah masuk ke jalan spiritual energi, kita akan tau kemana harus melangkah, kemana tujuan kita yang hakiki. Mengenali diri dimulai dari terhubung dengan bagian bagian diri, dimulai dari bagian fisik, bagian pikiran, bagian jiwa hingga selanjutnya ke bagian Ruhani/Percikan cahaya Tuhan Di dalam diri manusia. ( jika ketertarikan anda adalah Mengenal Diri sebagai bagian dari perjalanan mengenali Tuhan, maka anda bisa mengikuti program saya ini, Program Pengembangan Diri Untuk Kesuksesan , program ini akan membuat anda mengenali diri dengan sarana energi diri anda sendiri, anda bisa masuk ke frekuensi yang tepat yang akna menghubungkan anda ke bagian bagian yang dimaksud, teori dan filsafat akan bisa anda nikmati setelah anda merasakan secara langsung pengalaman tersebut, dampaknya adalah hubungan yang nyata dengan sarana energi, untuk masuk ke frekuensi yang tepat, sehingga anda bisa terhubung dengan seluruh Alam Semesta. Inilah modal utama untuk menjadi pribadi yang bermakna dan bermanfaat ) Program tersbeut akan membuat anda bisa memahami Kehidupan di bumi dan hubungannya dengan reinkarnasi , dan meningkatkan kualitas jiwa anda, dengan visi utama : Kembali seutuhnya kepada Tuhan Yang Maha Esa.




Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar