BannerFans.com

Energi Spiritual Dalam Aliran Darahku

Kamu, seperti oksigen yang tak pernah bisa aku sangkal kekebutuhannya

Kamu, beri aku yang terbaik dari yang baik yang ada di dalam diriku

Tubuhku gemetar,

Bergetar tiap saat

Kamu masuk dalam diriku,

Dalam hatiku, dalam pikiranku,

Seperti api yang membakar liar diriku

Jika suatu saat kita beruntung bisa membangkitkan cahaya terang Tuhan yang ada di dalam diri kita ini, cahaya terang ini dikenal juga sebagai RUH / Percikan Cahaya Tuhan / Cahaya diatas Cahaya / Energi Spiritual,  yang tersimpan di ujung bawah tulang belakang kita, tepatnya di bagian pereneum atau chakra moladhara.

Energi spiritual ini adalah bahan bakar bagi segenap organ kita, baik yang terlihat, atau organ yang tak terlihat/etherik,  ada banyak reaksi yang terjadi pada saat energi ini dibangkitkan, tapi saya kira, sebagian besar dari kita akan merasakan kenyamanan.

Sebelum proses dibangkitkan (spiritual awakening / pencerahan spiritual) apakah energi spiritual ini tidak aktif? Aktif, energi ini aktif selalu, tapi mungkin kita tak menyadarinya, proses menyadari ini atau sering disebut juga sebagai proses realisasi diri, adalah sebuah proses yang terjadi pada level energi dan vibrasi serta kesadaran.

Bawa aku jauh masuk ke dalam terangmu

Hanya kamu yang ada di sekelilingku

Hanya kamu yang  bisa menunjukkan kepada saya bagaimana menjadi HIDUP ( URIP IKU URUP )

Bergetar, menggigil, merasakanmu mulai hadir dari tulang belakangku

Aku sudah lama menunggumu

Aku ingin menjadikanmu milikku seutuhnya

Kesadaran yang sehari harinya ada pada kesadaran logika, serta merta berpindah kepada kesadaran jiwa, ada 7 lapisan kesadaran jiwa, ke 7 lapisan ini akan dilewati sehingga pada akhirnya energi spiritual akan masuk pada bagian Percikan Cahaya Tuhan, ketika masuk ke bagian tersebut, kesadaran akan berpindah masuk ke kesadaran sejati, kesadaran cahaya Tuhan, kesadaran Tuhan.

Mereka yang memiliki kelebihan pada sensornya, atau sensornya lebih sensitif, atau disebut juga indigo, akan merasakan sedang ada dalam dunia cahaya terang yang tidak menyilaukan. Perpindahan kesadaran ini akan dirasakan seperti ketika kita masuk ke dalam lorong cahaya…terus masuk ke dalam dunia cahaya tersebut, sehingga pada akhirnya nanti masuk ke ujung lorong tersebut, dimana tidak ada yang lain selain cahaya.

Cerita ini bisa anda baca lengkapnya di artikel : 

 Energi spiritual sarana Perjalanan  Spiritual ke Dalam Diri Manusia

Ketika semua bagian diri yang terkait dengan spiritual, misalnya hati dan jiwa, pusat energi/chakra, maka kita bsia merasakan hadirnya kesadaran selain kesadaran logika, ada kesadaran jiwa tenang, kesadaran yang bisa membuat kita lebih mudah mengatur pikiran dan lapisan jiwa.

Sudut pandang dari tiap kejadian akan bisa kita dapatkan secara menyeluruh, ada pemahaman yang muncul akibat energi spiritual menyambungkan dengan baik dan benar tiap kesadaran, pemahaman yang tak lagi datang dari logika. Barulah kita bisa merasakan hidup yang sebenarnya. Karena hidup yang sebenarnya adalah ketika kita bisa berinteraksi antar kesadaran, kesadaran logika – kesadaran jiwa – kesadaran Tuhan.

Inilah yang ditunggu oleh seluruh organ yang ada di dalam diri kita, karena energi yang muncul dari kesadaran Tuhan adalah energi spiritual yang benar benar murni, yang sangat dibutuhkan oleh segenap organ kita untuk bekerja secara maksimal.

Aku ingin kamu selalu ada di seluruh aliran darahku

Aku ingin kamu selalu hadir di dalam diri keturunanku

Aku menggigil membayangkan ini

Aku bergetar karena merasakanmu

Aku bersimpuh karena sapaan mesramu

Sekali saja organ kita dialiri oleh energi tersebut, maka organ kita akan bekerja optimal, maksimal seperti awalnya dahulu, kembali pada defaultnya.

Ada rasa kangen dari tiap organ kita untuk bisa merasakan energi spiritual tersbeut, sehingga sekali kena, pasti akan meminta lagi, sekali diaktifkan dan mengalir maka seharusnya selamanya akan mengalir dengan baik.

Dan ini akan secara minimal bisa diwariskan, jika orang tuanya sudah mengalami pencerahan spiritual, sudah mengalir dengan baik energi spiritualnya, maka kemungkinan besar keturunannya pun akan bisa merasakan kondisi ini, karena dna yang diwariskan dari orang tuanya akan membuat si anak juga bisa teraktivasi energi spiritualnya.

Jika bagian percikan cahaya Tuhan  sudah aktif, maka energi spiritual akan mengalir deras, membawa sifat sifat Tuhan, apa yang kita rasakan? Seperti kangennya kekasih yang lama tak berjumpa dengan pujaan hatinya…

Matahari terbit dan Bulan Datang

Selalu ada dirimu

Aku tak ingin berhenti merasakan dirimu

Aku tak ingin berhenti menikmati dirimu

Aku tak ingin berhenti mensyukuri hadirmu

Tak peduli apapun kondisinya, energi spiritual ini akan tetap aktif, apalagi jika dilatih dengan konsisten, energi spiritual yang sudah aktif akan bekerja dengan optimal, menghidupi seluruh organ yang ada, membawa pengetahuan kepada kesadaran logika, membawa pemahaman yang tak lagi bergantung pada panca indera.

Mungkinkah kita ingin terlepas dari kondisi ini?

Kecil kemungkinannya

Mungkinkah kita ingin berpisah dari sang kekasih pujaan hati?

…….

Hadirmu keluarkan yang terbaik dari diriku

Aku tak ingin merasa cukup dengan dirimu

Aku ingin kamu

Karena aku tau kamu kuncinya

Hadir,..

Hadir selalu ya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar