BannerFans.com

Kesadaran Jiwa Mindfulness Running

Pikiran ini sering kesana kesini tak jelas, tak tentu arahnya, disebut juga sebaga monkeymind, pikiran itu seperti monyet yang liar, berlarian kesana kesini seolah tak ada polanya, random dan acak…ya begitulah polanya. 

Bagaimana kesadaran jiwa bisa membantu kita untuk bisa melalui saat saat seperti itu? 

Jadi seperti apa jalannya hidup bila pikiran begitu? Ya gak jelas juga, ada kalanya bisa menikmati apa yang kita alami, dan seringkalinya sih,..gak bisa menikmati apapun yang kita alami, jalannya hidup yang enak aja sulit untuk dinikmati, apalagi yang gak enak kan. 

Selama beberapa saat ini, saya sebagai pejuang pembakar lemak, yang pengennya lebih sehat lahir bathin, pikiran dan jiwa berusaha untuk belajar lari pagi secara konsisten, running in the morning sometimes become my worst nightmare, mimpi buruk….awalnya ga bisa lari, apalagi pas berat badan masih hampir 90kg, sakit semua badan ini, dan setelah selesai lari, makan tambah banyak gak terkendali. Ditambah lagi baru sehat setelah tantangan kesehatan menghampiri. 1 bulan bed rest dan ga tau kapan bisa recovery, gampang capek dan suka lemes, energi spiritual mengalir lumayan lancar, bisa dipakai untuk kegiatan terapi klien di malam hari, tapi recoverynya lama…..

Dan, dicobalah juga dicombine dengan diet ocd dengan jendela makan 4jam, sementara menjauhi kenikmatan nasi dan gula, ini rasanya,…wkwkkwkwkwk….ga enak banget. Walaupun terbiasa latihan meditasi energi, tetep aja meronta ronta diri palsunya. Untung aja ada bantuan dari kesadaran jiwa tenang, praktekin mindfulness dan…….di bulan ke 2, lumayanlah berat badan bisa 76kg. 

Di bulan ke 1 udah mulai bisa lari lari kecil, dengan langkah kecil, tapi lambat ya….. badan mulai lebih sehat dan pikiran lebih mudah diatu, bukan gampang, tapi lebih mudah, mulai si pikiran mau bekerja sama. Alhamdulillaaaah….

Yang dulu sering kepikiran, kalo lari itu ngapain aja ya? Klo pas lari ya,…. Dan apa ga sakit semua tuh kaki? Apa iya selalu harus konsumsi vitamin neurobion pink?wkwkkwkwkwk

Sekarang? Alhamdulillah udah tau mau ngapain pas sedang berlari, dan dengan pemanasan yang benar, akhirnya si kaki bukannya sakit sakitan lagi setelahnya, malah jadi happy dia. Lemak lemak juga happy nih kayaknya, karena mereka diberdayakan, gak nganggur aja,..hahahhahahahha….

Saya masih belajar sih, masih berusaha konsisten melatih energi spiritual sehingga kesadaran jiwa tenang bisa makin lama durasi aktifnya. Masih juga belajar tehnik mindfulness ketika sedang berlari di pagi hari. Masih belajar konsisten dengan jarak dan durasi waktu berlari.

Eeeeeh,..Alhamdulillah, puji syukur Tuhan, di hari ini OCD nya udah masuk ke bulan ke 3, tapi…maafkjan,..hari sabtu minggu libur ocdnya, walaupun tetep jauhin sementara kenikmatan nasi dan gula, klo pengen kenyang2 ya bikin oatmeal dijadikan pengganti nasi, lumayanlah kenyang dan berasa enak diperut, katanya sih bikin sehat……dan…baru kerasa sehatnya ini di bulan bulan ini. 

Larinya juga mulai stabil, pemanasannya power walk dulu 500meter, sambil berusaha rileks dan tenang menikmati suasana biar mudah masuk ke kesadaran jiwa tenang. aru kemudian start easy running nya, lari dengan langkah pendek tapi cepat. Nah baru deh ini tehnik rileksasi energinya dipake ketika sedang running, kata orang sih tehnik ini namanya mindfulness running. 

Kesadaran jiwa tenang yang dipadukan dengan mindfulness running, bisa badan lebih sehat.

Dari awalnya sih emang ga pernah menggah menggeh, ngos-ngosan, nafas selalu enak,…tapi badan yang gak mau diajak gerak, mungkin juga ketika itu tehnik larinya gak bagus, dan berat badan masih hamnpir 90kg. Tapi ketika mulai ocd dan berat badan jadi sekitaran 76 ditambah konsisten latihan jogging, power walk, jalan cepat seminggu 3x, baru deh bisa lari lari kecil kayak sekarang. Belum sih kalo seperti pelari profesional yang bisa lari cepat, dengan running form kelihatan enak dilihat itu…beluum, tapi once again, alhamdulillaah…..

Hari ini udah 10km lari lari kecil, waktunya 53 menit ga termasuk power walknya ya, masih sering cheating sih,..wkwkwkkwkwkw….smartband di pause dulu dan istirahat dengan jalan cepat sambil neguk air putih basahi tenggorakan.

Rileks..Tenang..Damai

Klo topik mengenai kesadaran jiwa udah sering ya aku tulis di blog ini, ada banyak artikelnya tuh, monggo klo mau dibaca pas senggang. Tapi apa sih mindful running itu?

Mindful Running adalah lari dengan penuh kesadaran. Lari penuh kesadaran adalah tentang menyesuaikan diri dengan momen saat ini dan menjadi lebih sadar akan tubuh, pikiran, dan lingkungan di sekitar kita saat kita sedang berlari. Menerapkan kesadaran penuh pada saat berlari dapat membantu kita berlari dengan niat yang lebih besar dan berdamaai serta mengatasi hal-hal seperti ketidaknyamanan fisik dan pemikiran negatif dengan cara yang lebih produktif.

Saya joging, berjalan, berlari, bernyanyi, dan terkadang saya mengangkat tangan ke udara dan seperti menari! Rasanya sangat katarsis dan sama sekali tidak seperti latihan yang menyiksa.

Baca juga artikel :  

Cara Meningkatkan Kesadaran Jiwa

Saya dulu menganggap berlari dengan penuh perhatian berarti melepaskan ambisi olahraga saya sendiri, mengingat saya berfokus pada diri sendiri, daripada kecepatan dan jarak. Tidak begitu juga ternyata ya,.. Lari dengan kesadaran untuk meningkatkan kebugaran fisik, serta meningkatkan kesehatan fisik, pikiran dan jiwa bukanlah hal yang aneh. Ketika saya menghabiskan waktu untuk mencoba mengalihkan perhatian saya dari ketidaknyamanan berlari, tetapi dengan melawan itulah saya malah menciptakan ketegangan.

Jika kita dapat mengenali dan menerima itu, seringkali, ketegangan itu cenderung menghilang.” Lari dengan kesadaran dapat membantu kita berlari dengan bentuk yang lebih baik ( running form ) karena kita lebih sadar bagaimana kita berlari, menurutnya, yang membantu menghindari cedera dan membantu pemulihan lebih cepat. Dan jika berlari dengan lebih sadar membantu kita untuk lebih menikmati berlari, itu bisa menjadi dorongan yang membantu untuk membuat kita latihan berlari lebih sering.

Lari dengan kesadaran jiwa, atau ketika berlari kita bisa hadir penuh di saat itu, pikiran ga kemana mana ya, yang dilatih dengan konsisten membuat saya merasa santai tetapi yang terpenting lebih kuat dan lebih mengenal diri sendiri dengan lebih, Ini mengajarkan saya bahwa saya dapat mengatasi hambatan pikiran ( asumsi, prasangka ) dan jiwa ( Diri Palsu : jiwa ego, jiwa amarah dan jiwa keinginan ) saya sendiri untuk berlari satu menit lebih lama atau bahkan berlari lagi di lain waktu. 

Asyek deh pokoknya… Udah pada nyobain belum? 

Berlari, tepatnya, bisa menjadi aktivitas mekanis di mana, saat otot bekerja, kepala dan pikiran kita mengembara dari satu sisi ke sisi lain. Itulah sebabnya melatih mindful running ( berlari dengan kesadaran jiwa tenang ) saat berlari bisa menjadi latihan yang sangat bermanfaat bagi kita. 

Selama 1 bulan penuh konsisten berlari 3x seminggu, dan ketika berlari saya mencoba menerapkan rileksasi energi. Menikmati suasana dan diri saya sendiri, dan ketika sudah mendapatkan momentum yang bagus untuk berlari dnegan kecepatan yang pas saya berusaha konsisten untuk berbicara kepada kendaraan jiwa saya, tubuh saya, dan bagian bagiannya. Mengucapkan terimakasih kepada mereka karena sudah bekerja dengan baik. 

Ini nih yang saya lakukan ketika melatih kesadaran jiwa tenang sambil berlari, atau rileksasi energi sambil lari, atau bahasa kerennya : mindful running. 

1. Kendalikan pernapasan 

Salah satu cara paling sederhana untuk melatih perhatian penuh saat berlari ( mindful running ) adalah dengan mengontrol pernapasan dengan menyadarinya. Perhatikan saat udara masuk melalui hidung dan turun ke tenggorokan. Kemudian, saat mengeluarkannya, perhatikan bagaimana ia meninggalkan tubuh secara perlahan dan terkendali. Arahkan  semua perhatian padanya setidaknya selama lima pengulangan.

2. Perhatikan apa yang dilihat mata

Mungkin, setiap hari, saat saya berlari, saya lewat di depan gedung atau taman yang tidak pernah saya perhatikan. Perhatikan saat ini dan sadari apa yang dilihat mata kita. Tentunya kita akan menemukan tempat-tempat baru! Jika suatu saat pikiran kita membawa kita ke tempat lain, jangan khawatir: kembali saja ke masa sekarang dan fokus pada apa yang dilihat mata kita.

3. Tegaskan kembali "Saya bisa"

Jika kita sedang mengalami hari yang buruk atau memiliki masalah, gunakan lari untuk meyakinkan diri sendiri bahwa kita bisa mengatasinya. Bagaimana? Sebelum pergi keluar untuk berlari, pikirkan situasi buruk apa yang ingin kita atasi dan katakan pada diri sendiri: "Saya bisa menghadapinya". Pertahankan perasaan mengatasi selama berlari dan ulangi mantra "Saya bisa" berulang kali. Ini akan membantu kita menumbuhkan ketahanan kita dan menemukan solusi untuk masalah kita.

Baca juga artikel :  

Kesadaran Jiwa Kehadiran Yang Utuh Pada Tiap Momen

Selain melatih perhatian, kita  juga dapat mempelajari cara bermeditasi sambil berlari. Medilari? Meditasi sambil berlari, He he he….klo saya sih cocoknya rileksasi energi ya, karena rutin praktekkan dan melatih, tapi kali ini saya mau pinjam istilah yang populer “meditasi”. Salah satu cara paling sederhana adalah dengan menetapkan tujuan dan berkonsentrasi padanya selama sesi lari. Berkonsentrasi pada pernapasan, ulangi mantra positif ... rileks..tenang..damai..bahagia..sehat

Atau…

Sering juga saya kombinasikan “Saya Bisa” (point 3) untuk hal yang sedang saya lakukan, misalnya,..karena saya sedang berlari, maka saya katakan,..saya bisa berlari,..saya bisa hanya berlari,…hanya berlari saja tidak yang lain, hanya menikmati kegiatan berlari saja, masuk ke dalam kesadraan jiwa tenang dan hanya berlari, menikmati prosesnya berlari saja,…  keinginan saya hanya menikmati lari saja… tujuan saya hanya menikmati apa yang saya lakukan, yaitu berlari. 

Ini membantu saya untuk selalu hadir pada saat ini, momen ketika saya sedang berlari. Hadir sepenuhnya, mengelola kesadaran hingga bisa lebih stabil pada kesadaran jiwa tenang selama proses berlari ( sekitar 60menit lah )

Empat point ini yang saya latih terus menerus ( baru aja sih selama 3 bulan, fokus benar baru sekitar 1 bulan ) ternyata ini bisa menjadi latihan memperpanjang durasi berada pada kesadaran jiwa tenang, latihan mindfulness ini bisa menjadi teman lari terbaik saya untuk menjernihkan pikiran, rileks, dan fokus pada saat ini. Dengan cara ini saya mulai bisa mendapatkan semua manfaat yang dihasilkan kegiatan olahraga berlari ini ( mindful running ), tetapi saya juga bisa mulai melatih pikiran saya berkat perhatian penuh. 

Jadi ayo kenakan sepatu Anda, larilah dan tingkatkan kualitas lari Anda dengan ketenangan jiwa dan mindfulness.


Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar