Diri Sejati Manusia 1: RAGA


Diri Sejati Manusia adalah jiwa, bukanlah identitas yang berupa Kartu Tanda Penduduk ataupun pasport, karena kedua hal tersebut hanyalah identitas tubuh fisik saja, yang berupa nama atau biodata yang tercetak pada selembar kertas yang disebut identitas, yang berlaku secara nasional atau internasional.  Mari kita kenali diri kita sendiri agar kita juga mulai bisa memahami Tuhan Yang Maha Esa, yang menitipkan sedikit dari bagian dirinya di dalam diri kita ini.


Jadi identitas diri sejati manusia adalah JIWA. Jiwalah raja penguasa dari RAGA, Raga hanya alatnya jiwa, apapun wujud Raga/alat dunia ini sebaiknya disyukuri dalam bentuk merawat dan membersihkannya agar dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya.

Mari kita bedah sedikit sedikit mengenai identitas sejati manusia ini. Mari kita mengenal diri sejati kita sendiri. Sebab siapa yang mengenal dirinya sendiri, maka dia bisa mulai mengenal Tuhan.


Diri sejati manusia adalah jiwa, jiwa ini adalah identitas yang berlaku di alam semesta, multi dimensi. Jasmani terdiri dari dua unsur yaitu: jasm dengan ani, jasm dimaknai RAGA dan ANI : Pribadi. Pribadi (ANI) inilah identitas diri sejati manusia dari unsur jasmani, yang apabila nanti bercampur dengan ANI (Pribadi) dari unsur RUHANI akan menjadi jiwa (Pribadi) yang bersemayam di dalam RAGA yang dihidupkan oleh RUH.

Uraian kenal diri ini dibatasi yang berkaitan dengan pembahasan yang berkaitan pada pokok pembahasan yang berkaitan dengan ilmu spiritual saja.. Secara umum diri ini terdiri : Jasmani dan Ruhani.

1. RAGA
Dari unsur raga terutama diambil yang berkaitan dengan spiritual yaitu: Otak : syaraf ; jantung ; paru-paru. Bagian bagian dari raga yang berhubungan dengan pembahasan di ilmu spiritual energi adalah :

  a. OTAK
Otak adalah rajanya raga, aktifitas raga dikendalikan otak, dengan system yang kompleks, menjalankan fungsi-fungsi fisiologis (Persyaratan, sirkulasi, respirasi, keseimbangan, memori, hormonal, enzymatic, kimiawi, informasi, transformasi, dan lain-lain), dan yang utama adalah fungsi berfikir, serta kesadaran (terbatas). Lima informatori kita yaitu panca indera (melihat, mendengar, membau, mencicip, merasa) semua lapor ke Sang Raja Raga yaitu Otak. Namun sehebatnya otak hanyalah alat, jadi masih takluk dengan raja yang lebih tinggi yaitu Sang Jiwa. Sang Raja Jiwa memiliki 7 (tujuh) kesaktian atau system dalam mengelola kekuasaannya (dibahas khusus diuraian jiwa).

  b..SYARAF
Syaraf adalah Panglima otak yang bertanggung jawab agar semua organ-organ Raga dapat berfungsi sebagaiman mestinya. Kerja syaraf luar biasa rumit, antara lain merespon : Perintah dari otak, ada yang bersifat aktif spontan(Reaksioner) ada yang bersifat otomatis bekerja secara terus menerus, misalnya dalam memfungsikan kerja paru-paru, jantung, dll. Keterkaitan dengan spiritual, syaraf ini bisa menangkap sensasi energy metafisika maupun spiritual, sehingga secara ragawi kita perlu memeliharanya dengan sebaik-baiknya secara medis khususnya aspek nutrisi menu makanan.

  c. JANTUNG
Jantung yang berfungsi menjalankan sirkulasi darah, sebagai pemasok makanan sel-sel tubuh dan oksigen dari udara yang kita hisap. Fungsi ini menyebabkan kita hidup dan tumbuh berkembang, termasuk kesadaran kita.

  d. PARU-PARU
Alat respirasi atau pernafasan, yang menyerap udara antara lain : oksigen, partikel eter (berwarna putih, partikel cahaya bertebaran di udara). Partikel eter ini berkaitan dengan metafisika/spiritual, sebagai media berbagai energy (Prana, alam semesta dan spiritual).


2. RUHANI
Ruhani terdiri dua unsur yaitu : Ruh dan Ani. Ruh dimaknai inti hidup, yang menyebabkan sesuatu hidup, hidup dimaknai secara hakiki yaitu secara intern ataupun kalau bercampur/bersinggungan/beresonansi dengan unsur ekstern menimbulkan energy atau daya, hidup adalah enrgy, dan energy itu kekal yang berubah adalah kerena adanya suatu faktor penyebab sehingga menyebabkan perubahan frekuensi dan vibrasinya menjadikan sifat energy berubah. Ujung perubahan energy/hidup pada akhirnya kembali ke inti hidup atau ruh. Jadi dalam pengertian ini bumi, bulan, bintang, batu, tanah pun hidup.
RUH

Untuk memudahkan dalam proses pemahaman, dapat diilustrasikan sebagai berikut : secara garis besar RUH terdiri dari 7(tujuh) bagian perwujudan yaitu :

1.                   Zat Tuhan, sumber segala sumber, termasuk sumber Ruh.
2.                   Ruh Wahana Tuhan. (Ya Rahman : Maha Pengasih).
3.                   Ruh Tuhan (Rob : Raja Alam Semesta semua makhluk).
4.                   Ruh Wahana Ruh Suci. (Ya Rohim : Maha Penyayang).
5.                   Ruh Suci (Sumber ruh bagi ruh parsial/ruhani).
6.                   Ruh Wahana Ruhani (popular disebut Hati/Qolbu).
7.                   Ruhani (dari aspek wujud disebut Nurani).

......................................bersambung ke  artikel bagian ke 2

Diri Sejati manusia ini merupakan sebuah pokok bahasan yang didapat pada saat mempelajari ilmu spiritual. Banyak orang yang menginginkan belajar mulai dari teori dan filsafatnya. Tapi saya, memilih untuk belajar langsung dengan praktek, dengan ilmu energi spiritual nusantara maka saya bisa terhubung dengan bagian bagian dari diri, sampai pada bagian diri yang paling utama, yaitu percikan cahaya Tuhan di dalam diri.

Di artikel selanjutnya kita akan lanjutkan lagi pembahasan mengenai diri sejati manusia, kita akan masuk ke bagian yang lebih dalam lagi yaitu Ruhani. Silahkan dibaca di artikel selanjutnya, linknya saya berikan di bawah ini :

Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar