BannerFans.com

Kekuatan Spiritual Kurangi Pasifnya Manusia Hadapi Setan - Cerita tentang iblis 13

Kekuatan spiritual yang ada di dalam diri kita ini seringkali tidak maksimal untuk digunakan untuk meraih keberhasilan dalam hidup, apalagi untuk melawan setan. Kita seringkali pasif, tidak aktif….terjebak oleh diri kita sendiri.

Jebakan maut yang ada di dalam diri kita adalah Diri Palsu, jiwa ego, jiwa amarah dan jiwa keinginan yang seringkali menciptakan comfort zone palsu. Jebakan maut itu sering disebut juga sebagai hawa nafsu. Banyak dari kita yang mencari cara bagaimana menghilangkan hawa nafsu tersbeut.

Mungkinkah hawa nafsu dihilangkan? Tentu tidak, karena,…adanya hawa nafsu di dalam diri manusialah yang membuat manusia itu menjadi sempurna dibandingkan mahluk lain. Yang kita bisa hanyalah menyadarinya, sehingga kemudian bisa diatur dan diarahkan, jika ini terjadi maka kita mempunyai kekuatan spiritual yang bisa digunakan sebagai sarana untuk mendapatkan keberhasilan dalam hidup, meraih duniawi dan juga…..menghadapi serangan setan dengan lebih aktif.

Dengan kekuatan itulah kita bisa menjaga kondisi mindfulness, selalu sadar akan diri kita dan bagian bagiannya, terutama sadar dengan lapisan lapisan jiwa (7 lapisan jiwa – 3 lapisan disebuts ebagai diri palsu, 1 lapisan kesadaran jiwa tenang, 3 lapisan lain yang disebut sebagai diri sejati ).

MANUSIA CENDERUNG PASIF, HADAPI SERANGAN SETAN.

Manusia sejak dilahirkan di muka Bumi ini mempunyai musuh yang nyata yaitu Setan. Tetapi manusia tidak menyadari,karena setanadalah Sifat/abstrak, yang aktor dibalik layarnya adalah IBLIS - berada di dimensi alam halus, tidak tampak oleh mata manusia biasa. Seiring dengan kedewasaan dan setelah belajar Agama, baru mendapat informasi dari para pemuka agama bahwa musuh yang nyata manusia adalah setan.

Oleh karena serangan setan bersifat abstrak, sasaran yang dituju jiwa pengendali Diri Palsu - yang berada dipermukaan terluar dari Hati/Jiwa, sehingga manusia awam tidak merasa/tidak bisa membedakan apakah perbuatan tidak baiknya itu disebabkan oleh jiwa Diri palsunya sendiri ataukah sebab pengaruh Setan.

Baca juga artikel lain dengan tema cerita tentang iblis : 

Kecerdasan Spiritual Modal Manusia Sejati Lawan Setan – Cerita Tentang Iblis 12

Tidak optimalnya kondisi mindfulness - kekuatan spiritual yang ada di dalam diri kita inilah yang menyebabkan manusia cenderung pasif atau menerima saja diperlakukan semaunya oleh setan- tanpa ada perlawanan yang berarti.  Bahkan setan seringkali tertawa terbahak - bahak melihat ulah manusia - manusia konyol yang sok tahu dan menebar fitnah terhadap setan, betapa tidak . . . ., manusia melakukan perbuatan yang dilarang Tuhan - akibat dari dorongan hawa nafsu dan egonya sendiri, tetapi yang difitnah- dikatakan karena digoda oleh '' Setan''.

Tetapi jenis setan yang suka difitnah manusia ini cukup bijaksana dan ahli dalam hitungan kuantitas Dosa. Dasar analisis setan: dihadapan Tuhan, manusia ini berbuat yang dilarang Tuhan, berarti sudah dosa, kemudian dosa kedua adalah memfitnah, padahal belum kusesatkan . . . . Nah, karena fitnah itu lebih kejam, setan ini marah besar dan berujar : manusia model begini lebih baik kusesatkan sesesat - sesatnya biar hancur lebur didasar neraka nantinya. Ha ha ha setan merasa puas dan sukses. 

DIPERLUKAN PEJUANG PROAKTIF, HADAPI SERANGAN SYETAN

Dihimbau, khusus ditujukan bagi manusia yang sudah Sadar akan kesejatian dirinya – mempunyai kesadaran akan kekuatan spiritual yang ada di dalam dirinya – sadar dan mulai berusaha mengatur serta mengarahkan aset aset spiritual yang dimiliki, misalnya saja, energi spiritual atau energi dari percikan cahaya Tuhan yang ada di dalam dirinya, kemudian juga aset spiritual semacam kemampuan mengatur pikiran dan perasaan – mindfulness, aset aset yang bila digunakan bisa menjadi kemampuan atau kekuatan spiritual yang bisa selalu dioptimalkan agar diri kita selain terus berproses dalam penyempurnaan jiwanya.

Hendaknya Anda, kita semua yang mulai bisa sadar dan mengatur serta memanfaatkan aset spiritual yang ada di dalam diri mulai mau dan bisa peduli, agar bisa secara sistematis membantu menyadarkan dan membebaskan manusia-manusia yang masih terkungkung dalam Mega-Magnet Diri Palsu di Alam Dunia kepalsuan ini. Selanjutnya . . . . melatih semua aset spiritual, termasuk mindfulness sebagai sebuah kekuatan spiritual agar bisa menghadapi dan balik secara aktif menghajar dan menghancurkan Setan - Jin - IBLIS.

Manusia sering kali senang mempertahankan kebodohannya, sehingga tindakannya semakin konyol, bukan manusia sesat yang harus dihancurkan !, tetapi justru yang harus ditolong dan dibebaskan melalui proses pembangkitan energi spiritual yang membuat kesadaran jiwa tenang aktif dan mengatasi DIri Palsu, aktifnya kekuatan spiritual yang bisa digunakan untuk membebaskan diri dari cengkeraman setan yang biang keroknya adalah IBLIS.

Baca juga artikel lain yang berhubungan dengan kekuatan spiritual : Ketenangan Hati Tingkatkan Kualitas Hidup

Wahai sahabat sesama manusia . . . .apapun derajat dan ras.mu : DAMAILAH - DAMAI, tabur tebarkan energi kasih sayang ke sesama mahluk ciptaan Tuhan,Kebahagiaan akan menyeruak dari hati menghiasi keindahan kesadaranmu.

Usaha membebaskan manusia dari kungkungan Diri palsu - menuju Diri sejati, berani dan tahu carannya menggunakan aset spiritual serta kekuatan spiritual  yang bisa membuat kita masuk dalam kondisi aktif dan berani berinisiatif menyerang  - menghancurkan tirani cengkeraman pengaruh kerajaan kegelapan yang dikomandani Iblis,inilah : '' PEJUANG PRO AKTIF '' yang sangat diperlukan di Era masa kini dan kedepan. 

Sebuah pemikiranku untuk hari ini

Kumpulkan momen damai. Ketika saya menarik napas dalam-dalam, menahannya untuk saat yang tenang dan menawarkan senyuman manis untuk diri saya sendiri, saya membawa setitik kedamaian ke dunia saya. Setiap momen kedamaian yang berharga menambahkan setetes air ke kolam. Setetes demi setetes, sebuah kolam menjadi danau, lalu samudra kedamaian bagi dunia. Hari ini izinkan saya menambahkan setetes kedamaian ke dunia saya.

 Jika Anda ditanya apa yang paling Anda butuhkan dalam hidup, bagaimana tanggapan Anda? Kebanyakan orang berkata, kekuatan jiwa, spiritual power. Ketika kita melangkah lebih dalam, tampaknya orang ingin lebih damai dan menghadapi negativitas internal apa pun, tetapi tidak tahu bagaimana mendapatkan kekuatan spiritual untuk melakukannya.

Orang ingin melepaskan kecemasan, pikiran kritis, tetapi tidak tahu bagaimana memanfaatkan kekuatan yang dibutuhkan. Faktanya, spiritualitas adalah perjalanan menuju kekuatan batin ini. Di dunia saat ini kata 'kekuatan' memunculkan 'kekuatan', 'dominasi', 'kendali'. Kekuatan semacam itu bisa disebut, 'kekuatan keras'., inilah kekuatan yang muncul dari dominasi Diri Palsu, jika tak dikendalikan dengan baik maka inilah jalan masuk setan ke dalam diri kita.

Ini sangat berbeda dengan 'soft power', atau dengan kata lain - kekuatan spiritual. Kekuatan ini adalah kekuatan ketenangan jiwa, kesadaran jiwa tenang, seperti kolam yang airnya tak beriak, biasanya menyimpan potensi kekuatan yang luarbiasa, dibandingkan kolam yang beriak yang mendandakan kolamnya dangkal. Kekuatan cinta, kerendahan hati, kekuatan untuk menawarkan kasih sayang, kekuatan untuk memaafkan. Kekuatan spiritual ini tidak dapat mempengaruhi dengan kekuatan - hanya dapat mempengaruhi dengan kebajikan. Itu adalah kekuatan yang mengangkat penderitaan ( dualitas ) dan mengubah derita menjadi bahagia ( singularitas ).

Baca juga artikel : 

Guru Sejati – Tentang Menyembuhkan Dunia

Dalam konteks ini, tentang kekuatan spiritual, pertanyaan yang baik untuk ditanyakan adalah, 'Siapa yang berkuasa dalam hidup saya?' Apakah orang lain, apakah itu setan dan iblis? dan pendapat mereka? Apakah ini emosi saya? Apakah ini daur ulang masa lalu dalam pikiran saya? Atau, apakah saya terus-menerus menganalisis situasi yang saya hadapi? Atau, apakah itu perasaan diri saya, rasa harga diri saya, kekuatan spiritual batin saya? Jika saya tidak menciptakan kekuatan spiritual internal untuk diri saya sendiri, maka dari waktu ke waktu, pikiran saya berputar secara mutlak!

Pikiranku menjadi berlebihan bahkan pada beberapa hal yang sangat kecil yang dikatakan atau yang terjadi. Kemudian, akibatnya adalah semua kekuatan jiwa saya hilang. Pertanyaan lain untuk ditanyakan adalah, 'Apa yang mengisi saya dengan kekuatan, dan apa yang menguras saya dari kekuasaan?'.

Jenis audit internal apakah yang bisa dengan mudah digunakan? Audit spiritual yang efektif dan efisien ? Cobalah gunakan rileksasi energi, dengan pin energi yang saya setting bisa lebih cepat membawa masuk ke dalam frekuensi kesadaran jiwa tenang , metode ini tidak memakan banyak waktu; Saya dapat memeriksa diri saya sendiri ketika saya tidak merasa baik, 'Apa pikiran yang menciptakan perasaan itu?' Dan sebaliknya, ketika saya merasa sangat baik, 'Apa pikiran yang menciptakan perasaan itu?' Kebahagiaan sangat kuat. Seseorang dapat bekerja berjam-jam dalam keadaan bahagia dan tidak merasa lelah.

Namun, jika saya merasa kesal dan tidak bahagia, berapa banyak energi yang saya miliki? Pikiran yang mengisi kita dengan kekuatan spiritual sebenarnya adalah pikiran yang dilandasi dengan aktifnya kesadaran jiwa tenang sehingga pikiran bisa dialiri oleh energi spiritual yang berisi nutrisi sejati, tentang cinta, kasih sayang, pengampunan. Pikiran yang menguras kita ada dua jenis. Pertama, kemarahan dan ketakutan, dan kedua hal negatif. Di mana semua permainan pemberdayaan dan ketidakberdayaan ini terjadi?

Tempat untuk hidup adalah kesadaran jiwa tenang , tempat untuk mengendalikan hidupku adalah jiwa dan pikiranku. Seluruh hidup saya terjadi dalam jiwa dan pikiran saya. Jadikanlah pikiran Anda tempat yang sakral. Gambar yang berguna adalah semangkuk air sebening kristal. Dalam keadaan aslinya, pikiran begitu tenang, begitu hening, begitu jernih, begitu murni.

Alasan mengapa Rileksasi Energi sangat efektif dan efisien  adalah karena dalam keadaan rileks dan tenang, kekuatan spiritual yang tepat membuat saya masuk ke dalam kondisi yang tepat. Itulah ketika saya berhenti 'bereaksi' terhadap hal-hal yang saya dengar, atau lihat, dan mulai menciptakan pikiran yang saya inginkan. Kemudian, sedikit demi sedikit, saya mulai membuat hidup saya persis seperti yang saya inginkan.

 

Baca artikel dengan tema cerita tentang iblis lainnya : Cerita Tentang Iblis

Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 comments:

  1. Setan sebagai sifat manusia, saya sering baca dan dengar ceritanya, nah kalau ini setan / iblis yang mahluknya.
    Sangat Menarik, saya lanjut ke cerita cerita sebelumnya.
    Terimakasih untuk cerita2nya,Pak Erlangga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih juga sudah membaca cerita cerita yang ada Bro Theo. Selamat menikmati.

      Hapus