BannerFans.com

Latihan Kesadaran - Palsu dan Sejati

Semangat siang, jeda sebentar pas tengah hari, waktunya latihan kesadaran ..

Saat kita mulai bisa rileks dan tenang, saat itulah kita bisa  menerima bahwa kita takut dan khawatir, saat itulah kita tau bahwa selalu ada hal positif dan negatif dalam diri kita.

Mereka yang latihan kesadaran nya sudah jauh, sudah bisa masuk dan menyelami kedalaman jiwa tentunya tau, bahwa benar ada lapisan kesadaran diri palsu dan sejati disana, ada lapisan lapisan jiwa ego, jiwa amarah dan jiwa keinginan. Ada juga jiwa tenang. Serta ada juga kelompok jiwa suci, jiwa murni, jiwa bijaksana. 

Mereka yang sudah masuk ke dalam golongan yang suka berpiknik ke dalam sendiri ini tentunya sudah bsia benar benar accepting, menerima dengan benar, sebenar benarnya karena sudah mengalami sendiri, menyelami lapisan lapisan kesadaran logika dan jiwa.

Tak seperti kebanyakan yang menerima tanpa mengalami, akan jadi sangat berbeda penerimaannya akan dualitas positif dan negatif, palsu atau sejati.

Saat kita bisa mulai rileks dan tenang saat itu juga kita tau harus melangkah kemana, saat itu juga kita tau bahwa semangat dalam diri dalam melakukan apapun yang sedang kita kerjakan adalah kunci bisa menikmati suasana,..

Dalam kesadaran jiwa tenang, terkadangpun kita harus percaya dan menggunakan yang palsu atau negatif, karena keduanya jelas nyata ada di dalam diri kita, mereka adalah pelayan yang cerdik dan banyak akal, tapi master yang sangat menakutkan. 

Dalam sebuah praktek kesadaran, ketika sedang berlatih kesadaran lapisan Diri Palsu adalah alat untuk mencapai sebuah tujuan, itu bila kita bisa masuk ke dalam kesadaran jiwa tenang, jika tidak? Bisa saja kita yang akan dikendalikan oleh mereka. Mereka yang mengendalikan kita, mereka menjadi masternya.

Sangat berbahaya, inilah perang yang paling nyata tapi sering kita lupakan, karena kita lebih sering terjebak dengan perang yang berada di luar diri kita, musuh yang ada di luar diri kita sepertinya sangat menantang dan membutuhkan perhatian yang sangat intens, padahal.... mereka itu muncul karena perang yang ada di dalam diri kita.

Baca juga artikel : Latihan Kesadaran Dan Signal 4G

Algoritma semesta ini mirip mirip seperti analogika di dunia maya, dunia online, zona internet kalo saya bilang ya.. kalo kita pernah like suatu posting di instagram, maka kita akan disuguhi postingan yang sejenis, saya suka sebuah iklan sepatu du instagram, maka akan muncul terus iklan iklan yang sejenis, atau iklan sepatu lain. Begitu juga di alam semesta, klo di dalam pikiran kita ini suka dengan sesuatu, maka alam semesta akan menyuguhi kita terus dengan hal itu. Begitu juga ketika kita benar benar tak menyukai sesuatu, alam semesta tetap akan mengirimkan hal hal atau kejadian yang mirip dengan apa yang tak kita sukai.

Suka atau tak suka bagi alam semesta itu sama, karena itulah banyak cewek yang tak suka dengan seorang cowok, pada akhirnya akan kualat, berjodoh dengan cowok yang tidak disukainya tersebut, hehehhehe,...hanya bercanda ya,..maafkan.

Jika kita melatih kesadaran dan akhirnya bisa tenang, masuk kepada kedalaman kesadaran jiwa tenang, maka kita akan bisa merasakan suka dan tidak suka tersebut hanyalah persoalan yang sama, dan di saat itu juga kita bisa tiba tiba merasakan kedamaian. 

Baca juga artikel : 

Latihan Kesadaran – Jiwa Tenang dan Puasa

Dalam kondisi damai inilah pasrah dan tawakal akan mulai muncul dan mewujud, saat itu juga kita yakin bahwa Bismillah kita di pagi hari, semua yang kita lakukan dalam landasan kesadaran jiwa tenang, akan membuat kita bisa mengarungi energi kosmik yang membawa kasih sayang universal, sifat rahman dan rahim nya akan jadi Alhamdulillaah ( penuh syukur ) pada tiap saat yang kita jalani. Karena kita menaydari keberadaan kita saat inilah adalah karunia yang sulit dicari lagi kesempatannya.

Inilah iman kita, percaya kita pada sang maha pengatur segalanya, sang maha sutradara. 

Saya mencoba beberapa saat tak latihan kesadaran, maka apa yang terjadi? Diri Palsu dan logika akan menjadi sangat liar, keberadaan saya saat ini berubah menjadi sebuah kutukan, tak ada yang benar, semua hanya salah. Semua penuh dengan kekurangan, ketakutan, kecemasan, logika membandingkan antara ini dan itu, egoisme menjadi panutan, amarah menjadi pendorong tiap aktifitas. Sangat tidak menyenangkan. Sangat capek.

Apakah itu hanya pikiran yang kemudian menjadi nyata? Bisa saja, tapi saya tak mau begitu terus, kembali lagi saya coba latih ilmu spiritual energi yang saya dalami, latihan kesadaran saya lakukan lagi. Mencoba masuk pada kesadaran jiwa atau bahkan terus sampai kesadaran spiritual.

Karerna itulah , Mari kita berlatih kesadaran, kemudian berdoa dan berupaya lagi dan lagi agar iman dan takwa kita selalu berada pada level yang tepat. Karena yang benar benar dari keduanya hanya berada pada kedalaman jiwa tenang.

Semangat puasanya ya....Semangat juga latihannya.

Rileks..tenang..damai

Cinta..kasih..sayang


Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar