BannerFans.com

Latihan Kesadaran - Keheningan - Keingin Tahuan

Hidup adalah latihan kesadaran, yang tentunya sangat menyenangkan bila dilakukan dengan tenang serta ceria.

Sebagian besar hidup kita hidup dengan autopilot.

Kita berpindah dari satu tugas ke tugas lainnya, satu pesan ke pesan lainnya, satu pertemuan ke pertemuan lainnya, satu tab browser ke tab browser lainnya. Kita bereaksi dengan cara yang biasa terhadap orang lain, terhadap situasi. And we justify this as the way it should be. 

Tidak ada yang salah dengan itu — tetapi bagaimana rasanya mengeksplorasi kemungkinan lain?

Tak ada yang salah loh, tapi apakah itu semua sudah menjadi latihan kesadaran kita? Saya sendiri sering terjebak dengan diri sendiri, dengan pikiran, dengan asumsi serta logika yang....ya..masih nanti, masih besok, ataupun malah baper dengan masa lalu, masa kemaren....

Tak ada yang salah juga bila kita tak sadar, tak ada yang salah,..mungkin kita sedang menikmati hidup yang tanpa sadar, yang autopilot...

Bagaimana rasanya berhenti sejenak dan menemukan keheningan di saat kita biasanya menggunakan autopilot?

Inilah yang sedang saya jelajahi ...

Setiap kendala yang biasanya kita anggap sebagai masalah yang harus diperbaiki … setiap “kekurangan” dalam diri kita atau orang lain yang kita nilai sebagai sesuatu yang harus diperbaiki … bagaimana jika kita bisa berhenti sejenak, menemukan keheningan, dan penasaran daripada mencoba memperbaikinya?

Rileks...Tenang...Damai

Baca juga artikel : 

Latihan Kesadaran – Sadar Memaafkan

Sebagai contoh:

Seseorang bertindak dengan cara yang terasa kasar atau salah — mungkin respons autopilot saya adalah menilai mereka, mengeluh tentang mereka secara internal atau eksternal, dan mencoba memperbaiki masalah atau menghindari orang tersebut. 

Tetapi saya sedang mencoba untuk menjelajahi rileks dan tenang kemudian diam, menjelajahi rasa kediaman saya, dan menimbulkan rasa ingin tahu pada reaksi saya — seperti apa rasanya, mengapa saya terpicu dengan cara ini? Kemudian rasa ingin tahu kepada orang lain — bagaimana mungkin apa yang mereka lakukan masuk akal bagi mereka? Jika saya telah menunda-nunda sesuatu — respons autopilot saya mungkin menilai diri sendiri dan merasa tidak mampu, atau mungkin bahkan menghindari memikirkannya. 

Ada apa saja selama saya mencoba untuk rileks serta tenang dan menocba diam, apa saja yang muncul dari dalam diri saya? Dari pikiran saya, dari perasaan saya? Ini latihan kesadaran yang sedang saya nikmati prosesnya,...

Bagaimana jika saya diam, dan membawa rasa ingin tahu bagaimana rasanya menunda-nunda ini, dan ketakutan apa yang mungkin mengarah pada penundaan? Bisakah saya membawa rasa ingin tahu mengapa tugas ini penting bagi saya? Jika saya mengeluh tentang sesuatu atau merasa terbebani oleh sesuatu — respons autopilot saya adalah melewatinya, merasa terbebani dan sedikit tidak berdaya. Bisakah saya diam dan membawa rasa ingin tahu pada perasaan keluhan, beban, ketidakberdayaan saya? Mungkinkah ada sesuatu untuk dijelajahi dalam apa yang sebenarnya saya inginkan dalam situasi ini, dan mengapa saya menghindari berbicara untuk itu?

Baca juga artikel : 

Latihan Kesadaran Dalam Menghadapi Tugas Sulit

Mencoba untuk rileks serta tenang dan diam, adalah latihan kesadaran, adalah latihan mengamati apa saja yang terjadi, jika tenang maka kita akan bisa sadar, saya akan bisa lebih mengamati.. 

Dengan cara ini, setiap kesulitan menjadi tempat untuk dijelajahi dengan rasa ingin tahu, dan ada pertumbuhan dan pembelajaran serta kesenangan yang dapat ditemukan dalam segala hal.

Apakah yang muncul adalah kesadaran logika? Apakah itu akan memunculkan kesadaran jiwa ego? Kesadaran jiwa amarah? Kesadaran jiwa keinginan? Ataukah yang lain yang berasal dari kesadaran yang jauh lebih dalam yang ada pada diri kita?

Proses latihan kesadaran ini, bagi saya, dimulai dengan kondisi yang rileks dan tenang kemudian masuk pada kondisi keheningan. Baru kemudian diperdalam dengan rasa ingin tahu.

Proses yang autopilot bagi saya adalah sebuah proses yang biasanya terjadi, yang menjadi kebiasaan saya sehari hari, itu memunculkan kesadaran logika ( asumsi ) dan kesadaran diri palsu ( jiwa ego, jiwa amarah dan jiwa keinginan ) 

Latihan kesadaran bagi saya adalah sebuah latihan mengamati diri saya sendiri agar bisa lebih sadar akan apa saja proses yang terjadi, agar bisa lebih tau saat apa yang diidam idamkan muncul dan menyapa serta memberi belaian kasih sayang, memberi pertolongan walau sering diabaikan, yang menemani walaupun sering tak dianggap sebagai teman atau sahabat.

Bagaimana dengan anda?


Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar