BannerFans.com

Latihan Kesadaran dan Kebebasan Sejati

Sudahkah pagi ini kita latihan kesadaran ? Ga bosen bosen saya mengajak, terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri. Karena berlatih kesadaran bagi saya adalah hal yang utama, untuk merawat kesehatan jiwa saya sendiri, dan akhirnya..ternyata fisikpun ikut menjadi sehat.

Jika saya latihan kesadaran, maka harapan saya saya akan bisa merasakan manfaat dari hadirnya kesadaran jiwa tenang, atau bahkan kesadaran spiritual dalam diri saya sendiri. Dengan hadirnya minimal kesadaran jiwa tenang, maka saya yakin, berbagai macam kebaikan yang ada dalam hidup saya ini akan bisa saya sadari, bisa saya manfaatkan dan saya syukuri dengan maksimal optimal.

Dalam berlatih kesadaran ini, perlahan lahan saya bisa merasakan ada kebebasan yang muncul, yang ternyata setelah saya telaah lebih dalam adalah sebuah jalan menuju kebebasan sejati, pencerahan bagi diri saya yang masih sering terjebak akan dualitas duniawi.

Kalo saya sih begitu, kali ini saya coba sharing akan latihan kesadaran yang membawa pada kebebasan sejati ini ya...

Salah satu keinginan terdalam kita adalah kebebasan: bebas dari stres, kecemasan, orang yang membuat frustrasi, situasi sulit, perjuangan keuangan, masalah kesehatan, kesibukan sehari-hari, gangguan, perasaan tidak mampu.

Begitu banyak buku, produk, dan solusi lainnya yang menawarkan versi kebebasan ini. Melarikan diri. Perdamaian. Perhatian. Kesederhanaan. Harga diri. Hubungan yang lebih baik. Kesehatan dan Kebugaran. Kebebasan, untuk semua hal.

Salah satu penemuan besar dalam hidup saya adalah bahwa kebebasan ini selalu tersedia bagi kita. Dalam setiap saat. Akhirnya saya perlahan lahan mulai bisa sadari dan mengalaminya secara langsung, ga hanya teori saja...susah susah gampang loh,...

Itu mungkin terdengar jelas bagi sebagian dari kita, tetapi Anda akan terkejut betapa seringnya kita melupakan ini, bahkan setelah kita menemukannya.

Ini adalah praktik kesadaran seumur hidup. Bagi saya ini adalah latihan kesadaran. Tapi bisa saja berbeda untuk anda....

Yoook mulai kita jelajahi sedikit demi sedikit.


Penghalang Kebebasan Sejati Kita

Jika kebebasan selalu tersedia bagi kita, mengapa begitu sulit untuk menemukannya?

Benarkah kebebasan itu ada?

Sangat penting untuk membawa kesadaran pada hambatan sebelum kita mencari solusi.

Sangat penting untuk bisa selalu sadar, bisa latihan kesadaran pada tiap kondisi yang sedang kita hadapi.

Rileks..Tenang..Damai

Bayangkan kita sedang berada dalam situasi dengan seseorang yang benar-benar membuat kita frustrasi ... kita hanya ingin menjauh dari mereka, ke tempat yang damai dan tenang, untuk kebebasan dari orang yang membuat frustrasi ini.

Baca juga artikel :

Arti Kebebasan 

Apa yang saat ini menghalangi kita untuk merasakan kebebasan? Ini mungkin tampak seperti orang lain ... tetapi itu tidak pernah benar-benar sesuatu yang eksternal. Mereka mungkin menjadi pemicu perasaan ga enak yang ada dalam dada kita, tetapi pada kenyataannya kitalah yang menciptakan perasaan frustrasi, melalui cara kita memandang situasi atau orang lain.

Yooook,.... Rileks...Tenang...Damai dulu

Izinkan saya sharing apa yang saya tenekankan pada diri saya sendiri, bahwa: cara kita memandang orang lain, atau situasinya, menciptakan perasaan stres, frustrasi, kemarahan, kekecewaan kita.

Tidak masalah apa situasi eksternalnya: orang yang membuat frustrasi, kondisi politik, acara olahraga, perilaku kita sendiri. Jika perasaan gagal diatur, jika kesadaran jiwa tenang gagal kita akses, Jika perasaan kurang kebebasan tercipta, itu karena pandangan kita.

Ini bukan untuk menyalahkan diri kita sendiri — kita tidak melakukan kesalahan. Ini hanya untuk membawa kesadaran akan penyebab hambatan ini.

Karena itulah saya selalu mengingatkan diri saya sendiri, untuk atur nafas, latihan kesadaran, masuk pada kesadaran yang tepat dan nikmati suasana....

Hal yang membebaskan adalah jika pandangan kita bertanggung jawab atas kesulitan ini … kita memiliki kekuatan untuk mengubah situasi! 

Yakinlah,....Selalu.


Mengkreasikan Kebebasan di Setiap Saat

Jadi mari kita kembali ke momen ketika seseorang bertindak dengan cara yang membuat frustrasi, dan kita hanya ingin menjauh dari mereka, menuju kedamaian dan kebebasan.

Dalam situasi ini, kita benar-benar dapat menciptakan kebebasan untuk diri kita sendiri dengan keluar dari situasi tersebut, berjalan-jalan, menemukan kebebasan di alam. Dan faktanya, saya seringkali melatih praktek kesadaran ini pada tiap kondisi atau situasi yang saya alami.

Baca juga artikel : 

Latihan Kesadaran – Piknik Ke Dalam Diri

Tetapi saya ingin menggunakan skenario ini untuk menunjukkan bahwa kebebasan dapat diperoleh bahkan tanpa harus pergi. Hanya ilustrasi prinsip, bukan rekomendasi untuk tetap berada dalam situasi yang membuat frustrasi.

Jadi bagaimana kita bisa menemukan kebebasan? Tentunya dengan latihan kesadaran ya, berlatih kesadaran adalah kuncinya, tetep yaa..... 

Berikut cara sederhana yang biasa saya praktekkan:


1. Kenali

Kenali bahwa diri kita sedang frustrasi (atau stres, kecewa, kesepian, dll). Menciptakan Kebebasan di Setiap Saat. Biarkan diri Anda merasakan perasaan, sebagai sensasi dalam tubuh Anda. Tidak ada yang salah dengan perasaanmu.

2. Hadirkan Kesadaran

Rileksasi Energi, latihan kesadaran dulu, agar kesadaran jiwa tenang bisa mudah hadir. Kemudian bawa kesadaran ke pandangan kita. Pandangan yang membuat frustrasi: “Mereka seharusnya tidak bertindak seperti ini” atau “Mereka selalu mengkritik saya, saya tidak tahu mengapa mereka harus begitu kritis” atau “Saya tidak boleh menunda-nunda seperti itu, saya payah !” Kita tidak mengkritik pandangan, bahkan tidak mengatakan itu salah ... kita  hanya membawa kesadaran pada pandangan yang menyebabkan kurangnya kebebasan.

Baca juga artikel : 

Latihan Kesadaran – Semua Adalah Praktek

3. Amati 

Dalam kesadaran jiwa tenang, amati diri, pandangan kita, apakah pemandangan itu membantu kita. Jika merasa frustrasi atau terluka, mungkin kita sedang berada pada kesadaran jiwa ego, atau jiwa amarah, atau mungkin saja itu adalah logika kita sendiri, amati saja. Tanyakan apakah diri kita berkomitmen untuk tetap seperti ini, atau apakah kita ingin berubah. Jika kita ingin mengubah, lanjutkan ke langkah berikutnya.

4. Pasrahkan dan Kendurkan

Rileks Tenang Damai, jika kita sering latihan kesadaran maka kita bisa mulai pasrah. Dalam kondisi pasrah kita mulai bisa mengendurkan cengkraman kita pada sudut pandang yang tak tepat itu. Energi tak lagi terfokus kesana. 

Baca juga artikel : 

Latihan Kesadaran Dalam Menangani Tugas Sulit

Kendurkan cengkeraman. Misalnya: Apakah kita benar-benar tahu bahwa seseorang tidak boleh bertindak sebagaimana mestinya? Apakah kita menginjak kaki mereka? Apakah kita tahu bagaimana setiap orang harus bertindak? Saya pribadi bahkan tidak tahu bagaimana saya harus bertindak, apalagi bagaimana orang lain harus bertindak. Penyelidikan semacam ini bukan untuk memberi tahu diri kita sendiri bahwa pandangan kita salah — ini hanya untuk melonggarkan keterikatan kita pada pandangan itu, untuk menunjukkan bahwa mungkin ada kemungkinan lain. Mungkinkah ada perspektif atau sudut pandang yang lain? Hal-hal lain yang tidak kita ketahui?

5. Nikmati 

Amati dan kemudian nikmati apapun yang ada. Akhirnya kita akan mulai bisa mengalami banyaknya sudut pandang yang muncul, akhirnya cengkraman atau fokus kita pada sudut pandang yang tak tepat tadi mulai berkurang, mulailah bermunculan sudut pandang yang lain, yang berbeda. Dalam latihan kesadaran dengan menggunakan rileksasi energi kita akan diantar pada kesadaran jiwa tenang. Dalam kesadaran jiwa tenang, semua sudut pandang akan muncul. 

Akhirnya terjadilah seolah olah dunia yang bebas dari sudut pandang logika dan diri palsu ( jiwa ego, jiwa amarah dan jiwa keinginan ). Setiap saat, kita bisa melepaskan pandangan kita dan melihat dunia apa adanya. Lihat objek, cahaya, warna dan tekstur, ruang dunia di sekitar kita. Lihat orang lain hanya sebagai kumpulan materi dan energi. Alami saja momen itu sebagai pengalaman langsung, bukan sebagai bagian dari narasi yang ada di kepala kita. Ini adalah kebebasan sejati, dan itu hanya berada di saat bebas dari pandangan, hanya mengalami. 

Ini seperti ketika kita telah keluar di alam, sepenuhnya tenggelam dalam pengalaman tanpa benar-benar berpikir apa-apa, rebahan malas-masalan berbaring di rumput menatap pohon dan langit, mengambang di laut merasa menjadi satu dengan air ( tapi awas tenggelam, hahahhaha ) , santai rebahan di tempat tidur gantung - sepenuhnya santai dan tanpa rasa khawatir. 

Ini adalah kebebasan yang tersedia bagi kita setiap saat. Dsan saya selalu mengingatkan diri saya sendiri, bahwa ini dimulai dari latihan kesadaran, dimulai dari piknik ke dalam diri, sejenak meningglkan kesadaran logika dan masuk pada kesadaran jiwa tenang.

Sulit? Memang, tapi cobalah untuk dilatih dan dibiasakan, rajin saja dilatih, lama kelamaan manfaatnya akan muncul. Akan ada berbagai macam sensasi fisik dan indera yang muncul, amati dan nikmati saja, sampai manfaatnya bisa muncul dan bisa kita nikmati serta kita syukuri.

6. Bonus Yang Sering Muncul

Bawa perspektif atau sudut pandang baru yang bermanfaat. 

Pertama-tama, kita tidak memerlukan perspektif baru — kebebasan mengalami momen tanpa terjebak pada satu sudut pandang saja. Meskipun demikian, terkadang mencoba perspektif baru dapat membantu! Misalnya … dapatkah kita menemukan rasa terima kasih untuk orang ini, atau untuk diri kita sendiri? Dapatkah kita melihat karunia itu, atau bahwa kita? Bisakah kita merasakan hubungan dengan mereka, atau menemukan belas kasihan atas ketakutan dan rasa sakit yang mereka rasakan? Bisakah kita membawa rasa ingin tahu atau rasa eksplorasi ke situasi atau kondisi? Hal semacam ini tidak selalu membantu (misalnya, jika kita  dalam bahaya atau dalam situasi yang gak beres, menjauhlah!), tetapi sering kali patut dicoba.

Baca juga artikel : 

Latihan Kesadaran – Keheningan – Keingin Tahuan

Ini semua membutuhkan latihan, latihan kesadaran selalu harus dilakukan, agar terbiasa, yekan??. Kita tidak dapat melakukan beberapa langkah terakhir sampai kita mulai berlatih beberapa langkah pertama. Beberapa langkah terakhir bisa menjadi perjuangan ketika kita benar-benar memegang teguh pandangan kita. Jangan terlalu khawatir tentang itu, teruslah latihan kesadaran! 

Nikmati rasanya berada pada kesadaran jiwa tenang.


Manfaat dari bebas menentukan sudut pandang.

Buat saya pribadi, ini adalah kebebasan, atau mungkin inilah yang orang sebut sebagai kebebasan sejati ya, tapi nggak tau juga, tiap orang punya sebutannya sendiri sendiri, tiap orang punya sudut pandangnya sendiri.

Jika kita latihan kesadaran dan bisa masuk pada kesadaran jiwa tenang, maka mulailah muncul sudut pandang baru yang sebelumnya tak kita sadari keberadaannya, Jika kita belajar mempraktekkan latihan kesadaran semacam ini, maka kebebasan akan mulai muncul, kita akan mulai memiliki lebih banyak pilihan.

Sebagai contoh:

Jika kita berpikir untuk putus hubungan dengan seseorang karena kita lelah berada dalam konflik yang membuat frustrasi dengan mereka, mungkin kita bisa melepaskan rasa frustrasi dan menemukan kedamaian, bahkan ketika mereka sedang kesal. Ini mungkin memungkinkan kita untuk lebih berbelas kasih dengan mereka, dan dapat mengubah seluruh hubungan. Belum tentu juga sih, tetapi selalu ada kemungkinan di sini.

Jika kita frustrasi dengan diri kita sendiri, itu bisa menjadi awal dari hubungan yang lebih baik dengan diri kita sendiri. 

Rileks..Tenang..Damai

Apakah cinta dan sayang pada diri sendiri akan muncul? Who knows.... coba aja latihan kesadaran, berlatih kesadaran atau praktek kesadaran akan memunculkan sudut pandang yang baru, apa saja? Coba aja sendiri...

Alami Sendiri...

Jika kita menghindari sesuatu, seperti membayar pajak atau tagihan padahal uangnya sudah tersedia, alih-alih menghindarinya untuk bebas dari stres ... kita sebenarnya bisa menemukan kebebasan melakukan tugas itu. Ini memungkinkan kita menemukan kebebasan dalam aktivitas apa pun: berolahraga, membersihkan, merapikan, menulis, berada dalam meeting yang sulit.

Baca juga artikel : 

Latihan Kesadaran Belajar Spiritual Belajar Melepaskan Belajar Alami Kelimpahan 

Kita akhirnya bisa bebas melakukan apa saja: membuat dan melakukan serta meluncukan usaha yang baru, menulis dan menerbitkan buku, menempatkan kreasi kita di media sosial, terhubung dengan orang-orang secara online, berada di atas panggung, membuat gerakan, atau apa lagi lainnya? Karena hal-hal yang dulu membatasi kita bukan lagi batasan — kita bisa bebas melakukan semua hal ini.

Seperti apa itu?

Coba aja latihan kesadaran, melalui rileksasi energi seperti saya, atau anda punya cara lain? Coba sharing dengan saya, supaya saya bisa ikut belajar juga....

Rileks..Tenang..Damai.


Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar