BannerFans.com

7 Contoh Latihan Kesadaran Diri dalam Keseharian

Dalam artikel ini saya akan sharing mengenai 7 latihan kesadaran diri yang bisa dilakukan dalam keseharian, dan ini bukan latihan yang sulit ya, tak harus sediakan waktu khusus, asalkan sering melakukan rileksasi energi pastinya anda akan menjadi lebih mudah untuk lakukan 7 latihan ini.

Oh ya, apakah anda sudah membaca artikel sebelumnya? Artikel ini merupakan seri dari 3 artikel. Artikel yang sebelumnya bisa anda baca di link berikut ini :

Latihan Kesadaran – Pentingnya Meningkatkan Kesadaran Diri

Nah, berikut ini adalah sharing saya mengenai 7 contoh latihan untuk menstabilkan serta meningkatkan level sadar.


1. Mengidentifikasi emosi kita dan apa yang sedang kita rasakan

Mungkin, salah satu tantangan terbesar dalam meraih kestabilan kondisi sadar adalah emosi kita. Ketika emosi kita terlibat, kita kehilangan kesadaran jiwa tenang, kemudian pikiran rasional menjadi beralih ke zona negatif.  

Salah satu contoh latihan kesadaran diri adalah agar bisa mempunyai kemampuan yang lebih untuk mengidentifikasi emosi pada saat itu.

Ini berarti bahwa, pada saat tertentu, kita dapat secara objektif menyebutkan emosi yang kita alami. Meskipun ini mungkin terdengar jelas, ini sebenarnya cukup rumit. Emosi, terutama ketika sedang bergeser dari zona kesadaran jiwa tenang dan masuk ke zona negatif ( zona negatif : saat dimana lapisan kesadaran diri palsu aktif memicu pikiran untuk bergeser ke zona negatif), memiliki kecenderungan untuk mengambil alih tubuh dan pikiran kita tanpa kita sadari. Bayangkan itu seperti mengenakan kacamata hitam. Seringkali, kita lupa kacamata hitam itu ada di wajah kita sampai kita secara sadar fokus pada mereka.

Setelah latihan kesadaran ( kalau saya : saya membiasakan untuk selalu rileks, mengawali tiap aktifitas dengan rileksasi energi dan selalu merawat rileksnya agar bisa mudah masuk ke dalam kondisi kesadaran jiwa tenang ) , dan setelah mulai bisa masuk ke dalam kesadaran jiwa tenang, ketika kita dapat mengidentifikasi emosi kita, kita akan dapat mulai mempertanyakan apa yang kita butuhkan pada saat itu.

Sepanjang hari saya, saya mengalami berbagai emosi. Terkadang, ketika saya merasa frustrasi, saya mulai terlalu kritis terhadap diri sendiri dan apa yang sedang saya lakukan. Di masa lalu, saya kurang menyadari perasaan ini dan akan jatuh ke dalam kemarahan kerja yang tidak sehat. Ini tidak akan membantu saya merasa lebih baik atau memperbaiki masalah yang sebenarnya. Dengan meningkatkan kesadaran diri saya, saya dapat memahami apa yang saya rasakan dan mengatasi hal sebenarnya yang membuat saya kesal.

Tapi saya selalu kembali menekankan lagi, ayo berlatih kesadaran, sebab latihan kesadaran adalah sebuah cara bagi saya untuk stabil sadarnya. Konsisten warasnya.

Dari semua contoh kesadaran diri dalam kehidupan sehari-hari, memeriksa emosi adalah salah satu yang dapat kita lakukan setiap saat dalam keseharian kita.

Pertanyaan wajib :

Emosi apa yang saya alami setiap hari? Seberapa sering saya mendengarkan tubuh saya sendiri? Apa yang menyebabkan munculnya beberapa emosi negatif saya?


2. Mengenali mekanisme pertahanan diri utama kita

Selain emosi yang membingungkan, kita juga menggunakan serangkaian mekanisme pertahanan diri dalam hidup kita. Seringkali, kita telah mengembangkan mekanisme pertahanan ini dari waktu ke waktu. Banyak yang berasal dari masa kecil kita dan pengalaman hidup yang signifikan.

Mampu mengenali kapan kita bersikap defensif dan bagaimana kita menunjukkannya adalah contoh kesadaran diri yang berdampak. Untuk mengenali tentunya diperlukan kesadaran, cara untuk bisa cepat sadar atau waras bagi saya adalah terus latihan kesadaran.

Katakanlah Tody tumbuh dengan keluarga yang memberinya harapan yang sangat tinggi. Saat dia berjalan melalui hidup, dia mencoba menemukan keseimbangan antara menyenangkan orang lain dan menyenangkan dirinya sendiri. Dalam perjalanan ini, dia mulai menarik diri ketika orang lain menanyakan hal-hal tentang dirinya sebagai pembelaan. Kadang-kadang, mekanisme pertahanan diri ini mungkin mencegahnya menemukan kebanggaannya sendiri dalam pekerjaannya.

Jika Tody tidak menyadari mekanisme pertahanan diri ini, dia akan terus menarik diri pada saat-saat yang bisa menjadi peluang positif untuk pertumbuhan. Mekanisme pertahanan diri yang dulu berhasil seolah olah tidak lagi bisa membantunya.

Baca juga artikel : 

Latihan Kesadaran – Cara Latihan Rileks dan Tenang

Kita semua memiliki mekanisme pertahanan diri sendiri yang melindungi kita dari rasa sakit, kekecewaan, dan kegagalan yang kita takuti.

Contoh latihan kesadaran diri adalah termasuk mengidentifikasi pertahanan ini ketika itu terjadi, memahami penyebabnya, dan mengenali kapan mereka menguntungkan bagi kita dan kapan tidak. Tentunya ini akan jadi sulit bila dilakukan dalam kesadaran logika, coba dulu masuk kepada ketenangan, lakukan rileksasi energi terlebih dahulu. 

Pertanyaan wajib :

Apa mekanisme pertahanan diri saya yang paling umum? Kapan saya menjadi paling defensif dalam hidup? Mekanisme pertahanan diri apa yang saya kembangkan sebagai manusia yang bisa membuat diri saya berkembang? 


3. Mendefinisikan keyakinan kita sendiri tanpa dipengaruhi oleh orang lain.

Masyarakat kita menipu kita tentang apa yang berarti dalam hidup. Selain itu, kebutuhan akan rasa memiliki membuat kita merasa tertekan untuk menyesuaikan diri dengan orang-orang di sekitar kita. Akibatnya, kita selalu menerima pesan tentang apa yang harus kita yakini dan siapa kita seharusnya. Ini tidak hanya bisa membingungkan, tetapi juga bisa sangat berbahaya bagi kebahagiaan kita sendiri.

Baca juga artikel : 

Latihan Kesadaran Untuk Kebebasan Sejati

Contoh kesadaran diri adalah kemampuan kita untuk membedakan keyakinan kita sendiri dari orang lain. Kita dapat melangkah mundur dan bertanya pada diri sendiri, Apakah saat ini saya jujur pada diri sendiri?

Saya dahulu ketika masih bekerja secara profesional di kota besar, menghabiskan sebagian besar hidup saya ketika itu dengan perasaan bahwa saya perlu menyesuaikan diri dengan norma-norma cara berpakaian ala kota besar. Saya pikir saya harus peduli tentang bagaimana memakai pakaian yang tepat ala kota besar dimana saya bekerja, jadi saya mendedikasikan waktu untuk belajar menyesuaikan penampilan – menggunakan pakaian yang tepat serta potongan rambut. Aktifitas ini ternyata tidak hanya membuat saya merasa lebih buruk, tetapi juga membawa saya menjauh dari hal-hal yang benar-benar saya pedulikan, yaitu bagaimana menjadi diri saya sendiri. 

Dengan menjadi sadar diri tentang apa yang saya anggap penting, saya dapat membentuk hidup saya di sekitar hal-hal yang akan membuat saya bahagia.

Tapi bagaimana mau tau apa yang penting buat diri kita kalo kitanya sendiri kurang waras? Disnilah latihan kesadaran diperlukan, sudah berlatih kesadaran nih saat ini? Udah rileksasi energi?

Sangat sulit untuk mengabaikan semua pesan luar tentang apa yang harus kita percayai. Namun, semakin kita dapat meningkatkan kesadaran diri dan menentukan nilai inti kita sendiri, semakin kita dapat menciptakan kehidupan yang kita inginkan.

Pertanyaan:

Apa nilai inti saya? Kapan saya terjebak mencoba untuk berusaha menyenangkan orang lain? Kapan saya lebih mendasarkan keputusan saya pada harapan orang lain daripada harapan saya sendiri?.


4. Memprioritaskan apa yang membuat diri kita bahagia dan mengarahkan pada tujuan.

Saya yakin sebagian besar dari Anda telah melihat kutipan yang berteriak, "Pilih BAHAGIA!" Jika Anda seperti saya, Anda mungkin berpikir, Itu bagus, saya ingin… andai saja saya tahu seperti apa rasanya memilih kebahagiaan.

Kesadaran diri dapat membantu kita mengidentifikasi apa yang memberi kita kegembiraan dan kebahagiaan dalam hidup dan kemudian memprioritaskannya.

Coba rileks dulu, dan lakukan latihan kesadaran, cek lagi apakah kita sudah bahagia hari ini?

Contoh kesadaran diri ini relatif mudah, namun banyak dari kita gagal meluangkan waktu untuk bertanya pada diri sendiri pertanyaan: Apa yang membuat saya gembira dan bahagia, dan kapan saya memprioritaskannya dalam hidup saya? Seringkali, kita mungkin tahu apa yang membuat kita bahagia, tetapi kita meyakinkan diri kita sendiri bahwa hal-hal lain lebih penting.

Budaya kita diatur sedemikian rupa sehingga membuat kita memprioritaskan banyak hal sebelum kebahagiaan. Yekan??? Seolah kita harus tidak mempunyai ego pribadi, dan mendahulukan yang lain, padahal ego itu ada i lapisan jiwa kita untuk suatu tujuan.

Baca juga artikel : 

Kebahagiaan Sejati Dari Pemahaman Yang Sederhana

Harus dipakai, tapi jangan sampai kita dikendalikan olehnya.

Sekarang, latihan kesadaran, masuk ke dalam kesadaran jiwa tenang, dan kemudian gunakan ego dalam tenang, arahkan untuk mencari kebagiaan.

Disiplin untuk berkomitmen pada apa yang membuat kita bahagia tidak selalu mudah. Untuk alasan ini, memiliki kesadaran diri untuk menyadari apa yang memberi kita kebahagiaan adalah langkah pertama.

Pertanyaan:

Apa yang membuat saya bahagia dan mengarahkan saya pada tujuan saya yang utama? Seberapa sering saya memprioritaskan bahagia dalam kehidupan sehari-hari saya? Apa yang saya taruh di atas kebahagiaan saya, dan mengapa?



5. Identifikasi kekuatan dan kekurangan kita sendiri.

Terkadang kita menghindari kesadaran diri karena kita salah mengaitkannya dengan tidak cukup baik. Rasanya menakutkan untuk melihat ke dalam karena kita takut dengan apa yang akan kita temukan.

Contoh kesadaran diri mencakup kekurangan dan kekuatan kita. Dengan menolak mengakui yang buruk, maka kita juga gagal mengenali yang baik. 

Baca juga artikel : 

Potensi Kesadaran Diri Manusia

Coba rileks dulu, latihan kesadaran akan membuat kita bisa lebih mudah untuk mengamati diri kita sendiri.

Tidak ada orang yang sempurna (meskipun sebagian dari kita mungkin dikondisikan untuk percaya). Bahkan orang paling sukses yang Anda kenal memiliki daftar kekurangan yang harus mereka atasi untuk mencapai kesuksesan mereka. Ini bukan tentang tidak memiliki kelemahan.

Kesadaran diri adalah tentang mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kita sendiri serta menemukan cara untuk menonjolkan kekuatan kita tersebut.

Dengan latihan kesadaran, maka kita akan lebih mudah sadar, dengan memiliki kesadaran diri ini, kita dapat mulai membuat hidup kita menjadi lebih produktif. Kita dapat lebih mudah menemukan strategi dan dukungan untuk kelemahan diri kita, sekaligus membiarkan kekuatan diri kita berkembang.

Pertanyaan:

Apa kekuatan saya? Apa kelemahan saya? Bagaimana saya bisa mendesain ulang kehidupan atau lingkungan saya untuk lebih mengeluarkan dan mengembangkan kekuatan diri saya?


6. Mengetahui apa yang kita butuhkan dalam hubungan sosial kita.

Ketika kita memikirkan hubungan, pikiran kita langsung tertuju pada dua orang. Perspektif "bersama" ini, bagaimanapun, mengabaikan kedua belah pihak sebagai individu. Dalam melakukannya, kita sangat membatasi potensi hubungan yang sehat dan memberdayakan.

Salah satu contoh latihan kesadaran diri kita adalah mengetahui apa yang kita butuhkan dalam hubungan sosial kita.

Ini mungkin terdengar terlalu sederhana, tetapi sebenarnya bisa sangat rumit. Seperti yang telah kita tetapkan, kesadaran diri sangat sulit dicapai. Ya muingkin karena ga terbiasa latihan kesadaran sih ya, makanya praktek kesadaran jadi seperti sangat sulit.

Baca juga artikel : 

Kekuatan Hati Kunci Langgengnya Suatu Hubungan

Banyak dari kita berjuang untuk mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan kita sendiri. ( saya menghabiskan tiga puluh menit memilih apa yang harus dimakan untuk makan malam). Karena kita tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang kita butuhkan dalam hubungan kita, kita berakhir dalam situasi yang membuat frustrasi dan tidak memuaskan.

Latihan Kesadaran diri akan membantu kita mengidentifikasi apa yang kita butuhkan dari orang lain dalam hidup kita, baik secara umum maupun pada saat-saat tertentu.

Bayangkan jika Anda tahu persis apa yang Anda inginkan dari seorang teman, pasangan, atau anggota keluarga. Atau mungkin jika Anda dapat mengetahui dan mengomunikasikan apa yang Anda butuhkan dari hubungan ini ketika Anda sedang berjuang, tersesat, atau sedih.

Pertanyaan:

Apa yang paling saya hargai dalam sebuah persahabatan? Kualitas apa yang saya butuhkan dari istri saya? Seberapa sering saya dapat mengungkapkan apa yang saya butuhkan dari orang-orang dalam hidup saya?


7. Kenali kapan dan bagaimana mempercayai diri sendiri

Kita sering memikirkan kata "kepercayaan" dalam konteks orang lain, tetapi jarang kita menyadari pentingnya kata itu ketika melihat diri kita sendiri. Sekarang saya mengerti betapa sulitnya menjadi sadar diri. Sulit juga untuk merasa kita cukup baik. 

Coba sering latihan kesadaran, praktek kesadaran membuat kita bisa mengamati diri, dan kemudian bisa tau cara mempercayai diri kita sendiri, dan pada akhirnya kita akan bisa mengambil keputusan dnegan baik.

Contoh terakhir dari kesadaran diri kita adalah belajar ketika kita bisa memercayai diri sendiri, dan kemudian mengembangkan kepercayaan ini.

Bias dan emosi akan menghalangi perilaku dan pikiran kita. Negatifitas mungkin menyelinap masuk. Saat kita mempraktekkan dan mengembangkan latihan kesadaran diri setiap saat, kita akan mulai bisa mengenali kapan ini terjadi. Hasilnya, kita akan bisa belajar kapan kita bisa memercayai diri sendiri, dan kapan kita seharusnya tidak mendengarkan kecemasan yang menahan Anda.

Pertanyaan:

Apa hal yang paling dapat saya  percayai tentang diri saya? Kapan emosi saya menghalangi pengambilan keputusan saya? Bagaimana saya dapat membangun kepercayaan diri saya?


.


Share on Google Plus

About Erlangga Asvi

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar